Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Pesan KH Saerozi untuk Warga Muhammadiyah Semarang: Jangan Mudah Terprovokasi

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Semarang
Prof. Dr. KH. Muh. Saerozi
M.Ag. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri

UNGARAN — Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Semarang, Prof. Dr. KH. Muh. Saerozi, M.Ag., mengeluarkan pernyataan resmi terkait informasi perusakan Masjid dan penghinaan terhadap Agama IsIam serta Hari Santri. 


Melalui pernyataan resminya di lamanan Suara Muhammadiyah, Saerozi meminta masyarakat, khususnya warga Muhammdiyah Kabupaten Semarang untuk berhati-hati dalam menerima informasi yang belum tentu kebenarannya, dan tidak mudah terprovokasi.


Ia menekankan pentingnya menyaring dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya kepada warga Muhammadiyah terhadap informasi yang berkembang saat ini.


"Konflik yang belakangan viral di kalangan masyarakat, terutama isu yang mengaitkan organisasi Muhammadiyah dengan penistaan agama, pentingnya kewaspadaan warga Muhammadiyah terhadap informasi yang berkembang," ungkapnya. 


Muncul laporan adanya sengketa antara seorang pengusaha karaoke di Bandungan dan seorang oknum yang mengaku sebagai wartawan, Menurut Saerozi, isu tersebut kemudian berkembang. 


Bahkan, akuinya, menimbulkan spekulasi negatif yang menjerumus ke ranah isu penistaan agama. 


Ia meminta agar sebagai warga negara dan anggota Muhammadiyah yang cerdas, tidak boleh mudah terprovokasi oleh oknum yang kurang bertanggung jawab. 


Himbauan ini ditujukan agar pengurus dan warga tetap tenang, kritis, dan melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima sebelum mempercayainya.

Dalam surat himbauan yang diterbitkan pada tanggal 27 Oktober 2025, PDM Kabupaten Semarang juga meminta warga untuk mengonfirmasi setiap informasi yang mencatut nama Muhammadiyah. 


"Bila ada hal-hal yang mencurigakan dalam bentuk pemberitaan, perkataan, dan tulisan, segera hubungi Pimpinan Daerah untuk konfirmasi dan konsultasi," tulis Saerozi.


Himbauan ini menekankan pentingnya langkah preventif untuk menjaga nama baik Muhammadiyah sekaligus mencegah timbulnya konflik sosial. PDM Kabupaten Semarang berharap agar seluruh warga tetap tenang dan menjaga solidaritas, serta tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi.


Saerozi menambahkan, komunikasi yang jelas dan keterbukaan antara warga dan pengurus Muhammadiyah menjadi kunci utama untuk menangkal isu negatif. 


"Organisasi Muhammadiyah tidak pernah terlibat dalam praktik atau tindakan yang dapat menimbulkan konflik, apalagi isu penistaan agama," tandasnya, melalui imbau yang diterima wartawan Selasa, 28 Oktober 2025. 


Himbauan ini menjadi langkah preventif yang strategis untuk menjaga ketenangan masyarakat sekaligus memperkuat kredibilitas organisasi keagamaan di tengah arus informasi yang cepat dan mudah disalahpahami. 


Dengan adanya himbauan ini, ia berharap, warga Muhammadiyah di Kabupaten Semarang tetap waspada, kritis, dan bertindak bijak dalam menyikapi isu-isu yang berkembang.



Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube