Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Nyaris Diamuk Massa, Warga Salatiga Gagalkan Tawuran Pelajar di Jalan Lingkar

NYARIS - Pelajar dari dua sekolah di Salatiga nyaris diamuk warga saat hendak melakukan tawuran di JLS
Rabu 24 September 2025 dini hari. (erna yunus basri/diswayjateng.com)

SALATIGA — Lima pelajar dari dua sekolah di Salatiga nyaris diamuk warga, Rabu 24 September 2025, dini hari.


Kelima pelajar ini diduga hendak melakukan tawuran di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga. Dengan berkelompok, para pelajar ini nekat mencegat dan menghancurkan kendaraan truk boks AD 8518 BB yang sedang melintas. 


"Kasihan sopirnya tidak tahu apa-apa," ucap seorang warga yang sempat merekam kejadian.


Lima pelajar berhasil diamankan warga yang tengah menggelar ronda malam. Sedangkan belasan pelajar lainnya lari tunggang langgang melarikan diri masuk ke perkampungan. 


Menurut keterangan seorang warga yang tidak bersedia disebutkan indentitasnya dalam pemberitaan, ke lima pelajar yang berhasil diamankan warga berasal dari STM Suko dan Saraswati. 


"Kelompok pelajar dari dua sekolahan ini hendak melakukan tawuran, kejadian pukul 01.00 WIB dekat Kantor BPBD Jalan Lingkar Salatiga," ungkap warga sekitar kejadian. 

Saat itu, warga tengah menggelar ronda malam dan berjaga-jaga. Alhasil, saat mengetahui ada dua kelompok pemuda yang hendak melakukan tawuran warga pun sigap dengan menghalau aksi berujung anarkis tersebut. 


Ke-lima pelajar berhasil diamankan warga. Bahkan, mereka nyaris diamuk warga karena kesal ulah tawuran sering merugikan masyarakat dan pengguna jalan. 


"Lima orang pelajar yang diamankan warga, seorang lelaki masuk jurang. Kelimanya kemudian diserahkan ke pihak Kepolisian," ujarnya. 


Aksi masyarakat mengamankan ke-lima pelajar yang hendak tawuran, sempat tarekam kamera amatir warga setempat. 


Saat diinterogasi warga, seorang pemuda mengaku pelajar dari SMK Saraswati Salatiga. 


"Dari SMK Saraswati Salatiga," ucap pemuda berpakaian preman, dengan hidung penuh darah.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube