UNGARAN — Rumah di Dudun Beji, Desa Krajan, Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, nyaris ludes terbakar. Penyebabnya, karena pemilik rumah lupa mematikan tungku setelah memasak air di dapur.
Kejadian ini sempat mengejutkan warga sekitar lantaran lokasi yang terbakar berada di lokasi padat penduduk.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun pihaknya juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran rumah tangga.
"Peristiwa tersebut diduga berawal dari kelalaian pemilik rumah M. Nur Adib (46) lupa mematikan tungku setelah memasak air di dapur," kata Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, usai kejadian Selasa 7 Oktober 2025.
Sementara itu, Kapolsek Ungaran AKP Sugiyarta SH., MH, didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Beji Aiptu Bram Mustofa saat di lokasi kejadian, menjelaskan kronologi kejadian tersebut.
Menurutnya, kebakaran terjadi saat pemilik rumah sedang menjemput istrinya pulang kerja.
"Tungku di dapur masih menyala. Sekitar pukul 17.35 WIB, tetangga korban yang juga Ketua RT setempat saudara Edi Nugroho (54 Th), melihat bagian belakang rumah sudah terbakar," ungkap AKP Sugiyarta.
Bangunan dapur terbuat dari kayu, menyebabkan api cepat menjalar. Warga bersama petugas bergerak cepat melakukan pemadaman. Pemadam kebakaran beserta BPBD Kabupaten Semarang, tiba bersama turut memadamkan api.
Api berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet ke bagian bangunan rumah induk.
AKP Sugiyarta menambahkan, pihaknya terus mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap sumber api di rumah, terutama saat menggunakan tungku atau kompor tradisional.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengecek kembali kondisi dapur dan instalasi listrik sebelum bepergian. Kewaspadaan kecil bisa menyelamatkan banyak hal,” pungkasnya.
Saat ini pihak Pemadam, BPBD, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan warga setempat masih berjaga di lokasi kejadian, sekaligus memastikan tidak adanya titik api yang dapat memicu munculnya api.