Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Korban BLN Datangi Rumah Nicho, Kapolres Salatiga Minta Jangan Melanggar Aturan Pidana

BERKOMUNIKASI : Kapolres Salatiga AKBP Veronica saat berkomunikasi dengan perwakilan korban BLN di depan rumah Nicho Kalan Merdeka Selatan Salatiga. Foto : Erna Yunus Basri

SALATIGA — Kedatangan seratusan orang mengaku korban Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) ke rumah Nicholas Nyoto Prasetyo di Jalan Merdeka Selatan Salatiga, menjadi atensi khusus Polres Salatiga. 


Tak tanggung-tanggung, Kapolres Salatiga AKBP Veronica turun sendiri guna pengamanan di depan rumah Nicho. 


Seperti diketahui, kedatangan ratusan korban BLN di rumah Nicho karena adanya pemberitahuan melalui surat jika tanggal 30 September 2025 sebagai batas waktu yang telah ditentukan perihal tuntutan anggota Koperasi BLN soal pengambilan uang mereka. 


Terkait hal ini, Kapolres AKBP Veronica mengingatkan kepada para pihak yang mengaku sebagai korban BLN untuk tidak melanggar aturan hukum. 


"Mohon maaf bapak ibu semua, silakan menyampai keinginannya tapi jangan sampai melanggar aturan pidana," pinta Kapolres mengingatkan para korban BLN yang mendatangi rumah Nicho. 


Sebagai aparat penegak hukum, sekaligus orang nomor satu di Polres Salatiga AKBP Veronica mengaku berkewajiban menjaga kondusifitas wilayah hukumnya. 

"Saya hadir ini, juga melindungi hak sebagai warga negara. Dan saya juga berkewajiban sebagai aparat negara," tandas Veronica. 


"Mohon maaf sebelumnya, kita sama-sama menempatkan diri. Saya menjaga panjenengan semua, panjenengan juga harus menjaga tindakan-tindakan melawan hukum," pinta Kapolres. 


Seorang pria yang merupakan anggota Koperasi BLN, berhadap-hadapan langsung dengan Kapolres, mengaku justru senang ketika aparat hukum hadir di tengah korban BLN menuntut uang mereka kembali.


Mereka yang datang sebelumnya juga telah meminta izin kepada RT setempat. Dan oleh RT, para korban ini dipersilakan untuk menyampaikan tujuannya asal tidak menimbulkan keributan karena kedatangan para korba BLN, berada di pemukiman sarat penduduknya. 


"Kami justru senang, bapak ibu dari Kepolisian hadir di tengah kami. Kami merasa dilindungi," ucap pria di hadapan Kapolres. 


Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube