Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Ketua DPRD Demak: Hari Santri Momentum Negara Hadir untuk Pesantren dan Santri

DEMAK — Ketua DPRD Demak: Hari Santri Momentum Negara Hadir untuk Pesantren dan Santri


DEMAK — Menjelang peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang jatuh pada 22 Oktober besok, Ketua DPRD Kabupaten Demak, H. Zayinul Fata, menyampaikan pesan dan harapan besar bagi kemajuan dunia pesantren di Indonesia.


“Alhamdulillah, menjelang 22 Oktober sebagai puncak momentum Hari Santri, kita harus memahami bahwa lahirnya Hari Santri merupakan bentuk pengakuan negara terhadap santri dan pesantren,” ujar Zayinul Fata,Selasa (21/10/2025).


Sebagai seorang santri, ia mengaku bangga dan bahagia menyambut datangnya Hari Santri. Menurutnya, momen ini menjadi refleksi penting bagi pemerintah untuk memperkuat peran dan kemandirian pesantren dalam pembangunan bangsa.


“Transformasi pesantren harus segera diwujudkan. Negara harus hadir memberikan perlindungan dan dukungan bagi pesantren, baik dari sisi pendidikan, ekonomi, maupun infrastruktur,” jelasnya.


Zayin menyoroti bahwa hingga saat ini banyak pesantren yang belum sepenuhnya mendapatkan perhatian negara sebagaimana lembaga pendidikan umum lainnya. Ia berharap implementasi Undang-Undang Pesantren dapat diwujudkan secara nyata.


“Salah satu wujud dari undang-undang tersebut adalah bagaimana pesantren diberi kemampuan hidup yang layak serta perlindungan yang memadai dari negara. Termasuk bantuan pembangunan asrama dan fasilitas madrasah,” tegasnya.

Ia juga menyinggung pentingnya dukungan pemerintah dalam pembangunan Makanan Bergizi Santri (MBG) di lingkungan pesantren. 


“Santri butuh perhatian khusus, jaminan bahan pokok, dan makanan bergizi agar kuat menghadapi tantangan zaman. Saya berharap pesantren-pesantren segera difasilitasi pembangunan MBG oleh pemerintah,” tambahnya.


Selain itu, Zayinul Fata mengajak para santri untuk terus menjaga nilai keikhlasan, kesabaran, dan integritas dalam menjalani kehidupan. 


“Santri adalah benteng moral bangsa. Ahlak mulia para santri menjadi tolak ukur kehidupan berbangsa dan bernegara,” tuturnya.


Ia berharap momentum Hari Santri tahun ini menjadi pengingat bahwa pesantren dan santri layak mendapatkan pengakuan lebih luas dari negara serta masyarakat.


“Semoga seluruh pesantren di Indonesia benar-benar mendapatkan pengakuan dan perhatian, baik dari pemerintah maupun masyarakat,” pungkasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube