SEMARANG — Program Ketahanan Pangan Keliling Semarang atau Kempling Semar yang digagas Wali Kota Semarang, Agustina, mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Salah satu warga Kalibanteng Kidul, Elizaldo yang mengaku sangat terbantu dengan kehadiran armada Kempling Semar, terutama di tengah mahalnya harga kebutuhan pokok seperti beras dan sayuran.
"Kempling Semar sangat membantu, apalagi untuk ibu rumah tangga seperti saya. Harga beras di pasaran sudah tembus Rp70 ribuan, tapi lewat program ini saya bisa dapat lebih murah," ungkap Elizaldo, Rabu 23 Juli 2025.
Program ini merupakan pengembangan dari inisiatif sebelumnya yakni Pak Rahman (Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman), yang menghadirkan pasar murah keliling ke berbagai titik strategis di Kota Semarang.
Dengan frekuensi empat lokasi per hari, Kempling Semar menjangkau hingga tingkat RT di 177 kelurahan di Kota Semarang.
Untuk periode 11–29 Juli, armada Kempling Semar akan melayani 50 titik di empat kecamatan yakni Semarang Barat, Semarang Tengah, Semarang Selatan dan Semarang Utara.
Ke depan, Pemkot Semarang berencana memperluas cakupan hingga ke 12 kecamatan lainnya, menjadikan seluruh wilayah kota terjangkau oleh layanan pasar murah ini.
Dalam pelaksanaannya, Kempling Semar menggandeng sejumlah mitra strategis seperti Bank Indonesia, Perum BULOG, PT Jateng Agro Berdikari, Prima Freshmart, dan pelaku usaha pangan lokal seperti Kios Pangan Bu Onyot, Petruk Semar, dan BUMP PT Lumpang Semar Sejahtera.
Kolaborasi ini bertujuan menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan terjangkau untuk warga.
Elizaldo menambahkan, ia bisa membeli beras 5 kg hanya seharga Rp62.500, serta mendapatkan tiga jenis sayuran segar hanya dengan Rp10.000.
"Kualitas sayurnya segar, harga beras juga sangat terjangkau. Saya berharap program ini terus berlanjut dan informasinya lebih luas lagi supaya makin banyak warga terbantu," harapnya.
Dengan menggandeng banyak pihak, Pemerintah Kota Semarang berkomitmen memperluas jangkauan Kempling Semar guna menjaga kestabilan harga bahan pokok serta mendekatkan akses pangan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.