Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Kebakaran di Tengah Kota Semarang, 66 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

BANTU - Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin meninjau korban kebakaran yang melalap 10 rumah di Kampung Kulitan dan Inggris Semarang Tengah. (wahyu sulistiyawan/diswayjateng.com)

SEMARANG — Sebanyak 66 jiwa terdampak akibat kebakaran yang menghanguskan 10 rumah di Kampung Kulitan-Inggris, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang.


Mengetahui kejadian tersebut, Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin meninjau langsung lokasi kejadian didampingi Camat Semarang Tengah Aniceto Magno Da Silva yang akrab disapa bang Amoy.


Ia mengatakan akan mencarikan tempat pengungsian sementara akibat kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB


"Yang terdampak ada 10 rumah dengan jumlah 66 jiwa. Terhadap warga yang terdampak kami carikan tempat penampungan sementara," ujar Iswar saat dikonfirmasi diswayjateng.com, Sabtu malam 27 September 2025 malam.


Selain menyiapkan penampungan, Pemkot Semarang juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk membantu warga mengurus dokumen penting yang ikut hangus dalam kebakaran.


"Termasuk surat-surat yang dibutuhkan warga, baik KTP maupun dokumen lain, nanti akan diupayakan oleh kelurahan setempat. Saat ini sedang diinventarisasi, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera selesai," paparnya. 

Sebelumnya Camat Semarang Tengah, Aniceto Magno Da Silva, mengonfirmasi bahwa penyebab kebakaran dipicu dari aktivitas memasak salah satu warga yang lupa mematikan kompor gas.


"Awalnya ada ibu-ibu yang sedang menggoreng, lalu pergi mengantar pesanan dan lupa mematikan kompor. Bukan korsleting listrik, tapi dari kompor yang ditinggal menyala. Dari situ muncul percikan api hingga akhirnya membesar," ujar Bang Amoy. 


Sebagai langkah penanganan darurat, pihak kecamatan menawarkan sejumlah lokasi untuk hunian sementara bagi korban kebakaran. Warga dapat menempati balai RW setempat hingga aula kantor Kecamatan Semarang Tengah.


Selain itu, pemerintah juga menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak hingga kondisi warga pulih pasca insiden kebakaran tersebut. 


"Sore ini kita sedang menyiapkan dapur umum, saya sudah perintahkan lurah untuk menyiapkan tempatnya. Rencananya dapur umum ini akan beroperasi satu hingga dua hari ke depan. Besok juga akan dilakukan pembersihan bersam-sama," tandasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube