Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Firza Pindahkan Tumpukan Besi yang Timpa Korban hingga Tewas di Flyover Yos Sudarso Semarang

Saksi mata Firza sempat singkirkan besi yang menimpa korban hingga tewas di Fly Over Yos Sudarso Semarang.

SEMARANG — Kecelakaan maut terjadi di Flyover Jalan Arteri Utara Yos Sudarso, Semarang, pada Rabu sore 23 Juli 2025 sekitar pukul 15.30 WIB. 


Sebuah truk bermuatan besi rosok terguling dan menyebabkan muatan beratnya berhamburan hingga menimpa seorang pengendara motor yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.


Korban bernama Anton Basuki Wibowo (44) warga Madukoro 2 Semarang Barat, yang informasi didapat bekerja pada salah satu perusahaan di Kawasan industri Lik Kaligawe.


Salah satu saksi mata di lokasi, Firza, menyebut bahwa dirinya langsung berlari ke lokasi begitu melihat truk terguling dan pengendara motor tertimpa muatan.


"Saya langsung lari ke lokasi, bantuin korban dan coba ringankan muatannya," ujarnya kepada wartawan.


Menurut Firza, bersama sekitar sepuluh orang lainnya, mereka berusaha memindahkan potongan besi yang menutup tubuh korban.


"Kita pinggirkan besinya biar bisa dievakuasi. Tapi memang berat dan kondisi korban sudah memprihatinkan," jelasnya.


Lebih lanjut, Ia mengatakan saat dilokasi pengendara masih ada nafasnya, setelah seorang yang membuka helm pengendara langsung tewas.


"Sebelumnya nafasnya sedikit-sedikit, terus ada seseorang yang membuka helmnya dan langsung sudah ada nafasnya lagi. Saya coba pegang untuk bangunin, tapi sudah lemas dan penuh luka," terangnya.


Sebelumnya Korban yang tertimpa disebut masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan, pada awalnya Firza disuruh cek nadi oleh petugas polisi.

"Saya cek nadinya, sempat masih ada detak jantungnya. Tapi pas dicek lagi sama polisi sekitar jam 4.35 sore, korban sudah tidak bernyawa," tambah Firza.


Truk berpelat nomor H 1801 DR yang dikemudikan oleh Saiful (39), warga asal Banyuwangi, diketahui membawa muatan besi rosok sekitar 28 ton dari Genuk Semarang, menuju Jakarta.


Truk tersebut berhenti tepat diatas jembatan Fly Over jalan Alteri Yos Sudarso, Kota Semarang. Karena getaran dari truk yang melintas, muatan besi tersebut rubuh.


"Saya sudah kerasa kalau mau terguling," ujar Saiful saat ditemui di lokasi kejadian, dengan suara bergetar. Ia tampak syok dan terduduk lemas di trotoar sekitar 20 meter dari lokasi truk terguling.


Menurut Saiful, ia sempat menghentikan truk di sisi kiri jalan karena merasa kondisi kendaraan tidak stabil. Ia pun langsung mengambil langkah antisipatif.


"Saya berhenti, kernet saya suruh turun, saya kasih vergoden dan pasang kerucut biar tidak ada yang mendekat. Lalu saya pasang dongkrak di bagian kanan truk yang mulai miring," jelasnya.


Namun nahas, saat proses pemasangan dongkrak, sebuah truk bersar melintas. Getaran jalan tersebut membuat truk milik Saiful terguling dan menimpa pengendara sepeda motor matik saat melintas dari arah kanan.


"Saya sudah berhenti, saya pasang peringatan biar kendaraan lain nggak mendekat. Tapi truk ini memang sudah miring berat, pas ada kendaraan berat lewat, jalan mulai goyang, truk langsung guling,” tambahnya.


Saat terguling itu, Saiful masih belum menyadari adanya korban yang tertimpa besi, hingga akhirnya ada yang teriak memberitahu kalau ada korban.


"Truk tiba-tiba terguling, saya nggak nyadar ada korban. Kernet saya, Mas Kiki, langsung teriak, ‘Mas, ana korban!’ Saya kaget," ujarnya.


Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube