Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

DLH Kota Semarang Perketat Pengawasan Sampah Liar di Perbatasan Brown Canyon Demak dan Rowosari

Kepala DLH Kota Semarang Arwita Mawarti akan memperketat pengawasan pembuangan sampah di Rowosari yang berbatasan dengan Brown Canyon Demak. (Wahyu Sulistiyawan)

SEMARANG — Fenomena pembuangan sampah liar di kawasan bekas galian C Brown Canyon, yang berlokasi di Mranggen, Demak perbatasan dengan Rowosari, Kota Semarang ini sempat viral di media sosial.


Kodisi ini juga menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan lingkungan yang semakin parah. 


Menanggapi hal itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang menyatakan akan memperketat pengawasan, terutama di titik-titik rawan pembuangan liar di wilayah perbatasan.


Kepala DLH Kota Semarang Arwita Mawarti menjelaskan, bahwa lokasi pembuangan sampah yang berdekatan dengan Brown Canyon sebenarnya berada di wilayah Kabupaten Demak, bukan Kota Semarang.


"Itu masuk wilayah Demak ya. Dan yang membuang di situ itu sebetulnya bukan masyarakat Kota Semarang, kebanyakan masyarakat dari Demak," ujar Arwita saat dikonfirmasi,kemarin.


Menurutnya, salah satu solusi yang sedang disiapkan DLH Kota Semarang adalah penambahan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di beberapa titik.


Meski belum bisa mengungkapkan lokasi pastinya, Arwita memastikan bahwa rencana tersebut sedang dalam tahap finalisasi.


"Kami akan menambah TPS, minimal satu TPS di setiap kelurahan. Tapi kami belum bisa menyampaikan lokasi pastinya sekarang," ungkapnya.

Terkait kondisi pengelolaan sampah di kawasan Rowosari, Arwita menekankan bahwa DLH telah berupaya melakukan pelayanan maksimal. 


Namun, dengan adanya insiden buangan sampah liar yang viral ini, pengawasan akan ditingkatkan di kawasan tersebut.


"Kita sudah berusaha melayani setiap titik di wilayah Kota Semarang. Tapi untuk wilayah Rowosari, kami akan perketat agar tidak ada lagi buangan liar di sana," tambahnya.


DLH Kota Semarang juga menyoroti pentingnya edukasi masyarakat lintas daerah agar tidak sembarangan membuang sampah, terutama di area terbuka yang rentan disalahgunakan.


"Mungkin kita perlu memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah kita, bahwa tidak boleh membuang sampah sembarangan. Ini menjadi tanggung jawab bersama," katanya.


Kawasan Brown Canyon, yang awalnya merupakan bekas tambang galian C, kini menjadi lokasi yang sensitif secara ekologis.


Selain itu, tempat ini juga sempat populer sebagai objek wisata alam karena lanskapnya yang eksotis. 

Pembuangan sampah di area ini berpotensi merusak daya tarik wisata sekaligus mencemari lingkungan.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube