UNGARAN — Sebuah rumah bambu milik Agus Hariyanto (55) roboh hingga rata dengan tanah usia diterjang angin kencang, di Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.
Karena kejadia itu, seluru penghuni rumah mengungsi ke kerabat terdekat. Dari kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Mendapatkan laporan atas peristiwa ini, Polres Semarang melalui Polsek Bergas bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada Kepala Keluarga Agus Hariyanto di Dusun Saren, Desa Jatijajar, Kecu Bergas, Kabupaten Semarang, Senin 27 Oktober 2025.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Kapolsek Bergas AKP Harjono, SH., mewakili Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si.,
Sebelumnya, rumah milik Agus Hariyanto di Dusun Saren, Desa Jatijajar, Kecu Bergas, Kabupaten Semarang yang roboh terjadi tengah malam, sekira pukul 23.30 WIB.
Agus menyampaikan, saat kejadian ia mendengar suara genting jatuh disertai robohnya bangunan rumah kayu berukuran 6x5 meter miliknya.
"Saat peristiwa terjadi, keluarga korban berada di kamar sebelah," ungkap Kapolsek.
Bergegas korban segera menghubungi Ketua RT dan perangkat Desa Jatijajar untuk melaporkan peristiwa tersebut.
Setelah mendapat laporan, perangkat desa melaporkan kepada Polsek Bergas.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, pemilik rumah mengalami kerugian material," terang dia.
Menerima laporan tersebut, Kapolsek bersama anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu proses evakuasi dan pembersihan puing-puing rumah.
Bantuan yang diberikan Kapolres Semarang antara lain berupa satu truk pasir, sepuluh sak semen, dan baja ringan untuk konstruksi atap rumah.
Polsek Bergas bersama masyarakat setempat bergotong-royong membantu membangun kembali rumah korban.
Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., dalam keterangannya mengapresiasi langkah cepat jajaran Polsek Bergas dan kepedulian warga sekitar.
Pihaknya menyampaikan, Polri berkomitme hadir di tengah masyarakat,m tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga dalam membantu dan menolong warga yang membutuhkan.
"Kepedulian seperti ini menjadi cerminan bahwa keamanan dan kemanusiaan harus berjalan seiring,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, melalui kegiatan tersebut menjadi momentum Polres Semarang menjaga semangat gotong royong dan solidaritas antara warga serta aparat kepolisian semakin kuat.