SALATIGA — Delapan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga, dilantik serta diambil sumpahnya, Selasa 8 Juli 2025.
Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji JPT Pratama diselenggarakan di Ruang Kaloka Gedung Setda, dipimpin sendiri Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan.
Hadir dalam pelantikan itu segenap Forkopimda, Sekda Kota Salatiga, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga, Camat, Lurah, dan segenap undangan.
Sementara, dari delapan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga dilantik serta diambil sumpahnya terdapat mantan Direktur RSUD Salatiga, dr. Riani Isyana P., M.Kes., yang kini menjabat Kepala Dinas Sosial Kota Salatiga.
Berdasar Surat Keputusan Wali Kota Salatiga Nomor 800/0787 Tanggal 7 Juli 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan pada JPT Pratama di Lingkungan Pemkot Salatiga, delapan nama dan jabatan baru yang dilantik adalah Drs. Muthoin, M.Si sebagai Inspektur Kota Salatiga, Joko Wahono, S.Sos, M.M. sebagai Asisten Administrasi Umum Sekda.
Kemudian, M. Sidqon Effendi, S.Si.T, M.T. sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda.
Disusul, Drs. BPH Pramusinta, M.Kes. sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda, Ardiantara, S.H., M.H. sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Pemerintahan.
Suryana Adi P., S.T. M.T. sebagai Kepala Bakesbangpol Kota Salatiga, Adhi Isnanto, S.Sos, M.Si. sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Pembangunan, dr. Riani Isyana P., M.Kes. sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Salatiga.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Salatiga, menyampaikan selamat kepada delapan pejabat pimpinan tinggi pratama yang dipercaya mengemban tugas baru.
Dengan jabatan baru, ia meminta untuk melaksanakan amanah ini sebaik-baiknya dengan penuh integritas dan rasa tanggung jawab.
"Segera menyesuaikan diri dan segera tancap gas untuk memberikan kontribusi optimal dengan lingkungan dan budaya kerja yang baru. Dimanapun saudara ditempatkan, lakukan yang terbaik," pesan Robby.
Robby kembali menegaskan jika Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama merupakan posisi penting sebagai penggerak kebijakan dan pelaksanaan program pembangunan daerah.
Dan ia memastikan, pelantikan merupakan bagian dari dinamika organisasi.
"Bahwa pelantikan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memperkuat kapasitas dan kapabilitas organisasi sehingga wajar dan perlu untuk dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku," ungkap Robby Hernawan.
Sehingga pelantikan ini diakuinya, merupakan upaya yang tepat untuk melaksanakan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagaimana ditetapkan dalam RPJMD.
Robby juga menyebutkan, jika jabatan bukan penghargaan melainkan amanah dan tanggung jawab besar yang memerlukan integritas, kompetensi, dan kepemimpinan yang adaptif serta mampu untuk berkolaborasi dengan lintas sektor untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Semua jabatan itu penting bila dijalankan dan dimanfaatkan dengan baik," pungkasnya.