Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Gubernur Jateng Komitmen Beri Insentif Pajak Perusahaan dan UMKM, Saat Buka GIIAS Semarang 2025

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) The Series Semarang 2025 di Muladi Dome
Universitas Diponegoro
Rabu (24/9/2025)

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, Jawa Tengah menjadi satu-satunya provinsi yang berkomitmen memberikan insentif guna mendorong pertumbuhan ekonomi, sektor transportasi, dan daya beli kendaraan bermotor.


Insentif tersebut diberikan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta perusahaan yang menanamkan modal di Jawa Tengah.


Menurut Lutfhi provinsi Jawa Tengah telah memberikan insentif pajak kepada perusahaan- perusahaan yang berkontribusi dalam pembelian dengan kuota tertentu.


"Jadi hanya Pemerintah Jawa Tengah yang memberikan insentif pajak terkait hal itu,” ujar Ahmad Luthfi saat membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) The Series Semarang 2025 di Muladi Dome, Universitas Diponegoro, Rabu (24/9/2025).


Dia menjelaskan, kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 23 Tahun 2025.


Insentif yang diberikan antara lain penurunan tarif pajak kendaraan angkutan barang menjadi efektif 72%, tarif kendaraan angkutan orang dari 50% menjadi 36%,


serta diskon Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Pertama (BBNKB I) hingga 50% bagi perusahaan yang berinvestasi di Jawa Tengah.


Terkait penyelenggaraan GIIAS, Ahmad Luthfi berharap acara tersebut tidak hanya sekadar menampilkan perkembangan industri otomotif, tetapi juga mendorong transaksi masyarakat.

“Selain infrastruktur jalan, transaksi otomotif akan menjadi faktor penting untuk menumbuhkan perekonomian Jawa Tengah. Secara tidak langsung, ini juga akan menambah pendapatan asli daerah (PAD),” katanya.


Ketua Harian Gaikindo sekaligus Ketua Penyelenggara GIIAS Semarang 2025, Anton Kumonty, mengatakan pameran kali ini merupakan penyelenggaraan keempat di Semarang.


Menurut Anton, Jawa Tengah memiliki posisi strategis dalam industri otomotif nasional, dengan kontribusi 5,2% terhadap penyebaran kendaraan bermotor secara nasional pada kuartal I 2025.


“Ini mempertegas peran strategis Jawa Tengah sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri otomotif di Indonesia,” ujarnya.


GIIAS Semarang 2025 berlangsung pada 24–28 September 2025 dengan menghadirkan sekitar 50 merek kendaraan bermotor.


Terdiri dari 14 merek roda empat, 5 merek roda dua, serta 32 merek industri pendukung otomotif.


Dari jumlah tersebut, enam di antaranya merupakan merek baru yang pertama kali mengikuti GIIAS di Semarang.


“Hal ini menunjukkan besarnya potensi dan daya tarik pasar otomotif di Jawa Tengah. Dengan dukungan berkelanjutan dari Pemprov Jateng, kami optimistis GIIAS tahun ini dan mendatang dapat berjalan lancar dan sukses,” tambah Anton.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube