Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

BPBD Kota Semarang Siap Mitigasi Gempa, Usai BRIN Temukan Sesar Aktif di Taman Makam Pahlawan

Kepala BPBD Semarang Endro P. Martanto mengatakan siap melakukan mitigasi bencana terkait temuan sesar oleh BRIN di Taman Makam Pahlawan. (Wahyu Sulistiyawan)

SEMARANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang akan segera melakukan mitigasi bencana terkait temuan terbaru sesar aktif oleh tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di wilayah Kota Semarang.


Dari temuan sesar yang berada di Taman Makam Pahlawan ini berpotensi risiko gempa bumi di kawasan tersebut, sehingga memicu langkah mitigasi bencana lebih lanjut.


Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Semarang, Riyanto, menjelaskan bahwa patahan yang ditemukan kemungkinan besar merupakan bagian dari Sesar Kendeng, yang sudah tercatat lama dalam peta kebencanaan BPBD.


"Kalau dari dugaan kami, ini masih bagian dari Sesar Kendeng. Kami sudah punya peta sesarnya, tapi untuk detail temuan BRIN, kami masih menunggu laporan resminya," jelas Riyanto, Jumat 8 Agustus 2025.


Sesar Kendeng diketahui melintasi sejumlah wilayah strategis di Semarang, mulai dari Mranggen (Timur), hingga Tembalang, Tinjomoyo, Trangkil, Sadeng, Baban Kerep, dan Sukorejo (Barat). Namun, potensi dampak dari aktivitas sesar ini masih menunggu hasil kajian lanjutan.


Kepala BPBD Semarang, Endro P. Martanto, memastikan pihaknya terbuka untuk berkolaborasi dengan BRIN dalam menindaklanjuti temuan tersebut.


Ia juga menyebutkan bahwa peta sesar di Kota Semarang kini telah tersedia untuk publik melalui aplikasi Semarisk milik Pemkot Semarang.

"Peta sesar sudah bisa diakses oleh masyarakat lewat Semarisk, silakan cek di menu peta dasar sesar," ujar Endro.


Sebagai bentuk kesiapsiagaan terhadap potensi gempa bumi, BPBD Kota Semarang telah meluncurkan berbagai program mitigasi bencana.


Di antaranya pembentukan Sekolah Aman Bencana (SPAB), pelatihan evakuasi di sekolah-sekolah, hingga sosialisasi tanggap darurat ke tingkat kelurahan dan perusahaan.


"Kami terus tingkatkan edukasi evakuasi gempa secara bertahap, mulai dari sekolah, kelurahan, hingga lingkungan kerja perusahaan," tambah Endro.


Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Semarang, Bagus Irawan, turut menyambut baik kerja sama dengan BRIN. Menurutnya, kajian mendalam terhadap sesar aktif ini sangat penting untuk menentukan potensi ancaman dan langkah pencegahan yang tepat.


“Kalau nanti hasilnya menunjukkan ada ancaman signifikan, tentu kami akan tindak lanjuti bersama OPD teknis untuk mitigasi bencana,” ujarnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube