Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

APTISI Curhat ke Gubernur Ahmad Luthfi, Penerimaan Mahasiswa Baru di PTS Jateng Menurun

Pengurus Aptisi saat beraudiensi dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di kantor Gubernur Jateng pada Rabu 3 September 2025 foto : dok

SEMARANG — Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Jawa Tengah menyampaikan keprihatinan atas terus menurunnya jumlah penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi swasta (PTS) setiap tahunnya.


Hal itu disampaikan para pengurus Aptisi saat beraudiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Rabu (3/9/2025).


Ketua Aptisi Jawa Tengah, Edi Noer sasongko, menyebutkan bahwa isu menurunnya penerimaan mahasiswa baru menjadi salah satu pokok bahasan utama.


“Kami tadi bertemu Gubernur untuk sambat. Mohon bantuan agar diberikan jalan keluar, misalnya melalui dukungan beasiswa dari perusahaan-perusahaan di Jawa Tengah,” ujar Edi usai audiensi.


Menurutnya, Gubernur Ahmad Luthfi juga memberikan saran agar PTS aktif menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun sektor industri.


“Gubernur siap memfasilitasi kerja sama dengan berbagai perusahaan yang ada,” ungkapnya.


Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, salah satu tantangan yang harus segera diatasi adalah kesenjangan antara kualitas sumber daya manusia (SDM) lulusan dengan kebutuhan industri.

Karena itu, ia mendorong PTS untuk lebih jeli melihat peluang dan membangun kolaborasi dengan dunia usaha.


“Nanti kita buat forum bersama, semua PTS diundang untuk menjalin kerja sama atau MoU dengan Pemprov Jateng. PTS juga bisa berkoordinasi dengan bupati atau wali kota di daerah masing-masing,” jelasnya.


Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah, dan Kerja Sama Setda Provinsi Jateng, Yasip Khasani, menambahkan Pemprov telah mengalokasikan anggaran hibah sebesar Rp16,6 miliar bagi PTS di tahun 2025. Angka ini naik dari Rp10,41 miliar pada tahun 2024.


Hibah tersebut, kata Yasip, merupakan bentuk komitmen Pemprov dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi serta mendorong angka partisipasi kasar perguruan tinggi di Jawa Tengah.


“Dukungan ini akan dituangkan dalam naskah kerja sama. Saat ini dari 218 PTS baru 30 yang sudah menjalin kerja sama dengan Pemprov Jateng,” ujarnya.


Ia menambahkan, Pemprov juga membuka ruang kolaborasi riset dan inovasi dengan PTS sebagai bagian dari penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus solusi atas berbagai persoalan pembangunan di daerah.


“Harapannya semua PTS bisa terlibat karena mereka tersebar di seluruh Jawa Tengah,” pungkasnya