SALATIGA — Angin puting beliung menerjang Kota Salatiga saat hujan angin tak kurang dari satu jam lamanya, sekitar pukul 12.00 hingga pukul 13.00 Selasa 4 November 2025.
Akibatnya, terdapat 20 titik kejadian pohon tumbang di enam kelurahan di Salatiga. Sementara belasan rumah rusak, sebagain besar bagian atap rumah beterbangan dan tertimpa pohon yang roboh.
BPBD Kota Salatiga mencatat, terdapat tujuh rumah yang rusak dengan kondisi atap tertimpa pohon tumbang. Selain itu juga akibat tiang listrik yang roboh hingga melintang di tengah jalan.
"Ada juga satu rumah dengan kondisi gentengnya berterbangan. Tapi alhamdulilah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," kata Kepala BPBD Kota Salatiga Roy Anjar saat dikonfirmasi wartawan Disway Jateng.
Roy Anjar membeberkan, sebuah mobil tertimpa pohon karena hujan angin yang kencang. Namun belum diketahui pasti siapa pemilik kendaraan roda empat tersebut.
Sampai saat ini, diakui Anjar, pihaknya belum dapat mengakumulasi berapa kerugian yang diderita warga, baik karena tertimpa pohon tumbang serta rumah rusak.
Sementara, Pemkot Salatiga gerak cepat dengan menyerahkan langsung bantuan sembako kepada warga yang tertimpa pohon tumbang cukup parah di Kelurahan Kecandran, Salatiga.
Anggota RAPI Salatiga Bambang menambahkan saat hujan angin melanda Kota Salatiga terjadi angin pitung beliung hingga menyebabkan lebih dari tujuh rumah rusak parah.
"Saat ini lebih dari tujuh rumah rusak parah. BPBD Kota Salatiga telah berada di lokasi kejadian untuk membantu mengevakuasi pohon tumbang," terang Bambang.
Hingga Selasa petang petugas gabungan masih berupaya mengevakuasi pohon yang tumbang. Termasuk menyingkirkan tiang listrik yang roboh serta membantu rumah warga yang atapnya tertimpa pohon.