Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Agustina Lega: Dana Operasional 25 Juta Per RT Cair, Bisa Bantu Kegiatan Warga

Wali Kota Semarang Agustina bersyukur dana operasional RT 25 juta sudah cair dan membantu warga. (Wahyu Sulistiyawan)

SEMARANG — Wali Kota Semarang, Agustina merasa lega dana operasional Rp25 juta per Rukun Tetangga (RT) sudah beberapa yang di cairkan dan dapat membantu warga untuk kegiatan terutama pada peringatan hari kemerdekaan ke 80 RI.


Progam tersebut sebagai bentuk dukungan langsung bagi masyarakat telah membawa dampak positif, baik secara ekonomi maupun sosial di tengah warga.


"Saya lega, mendapatkan banyak sekali ucapan terima kasih dari masyarakat. WA langsung kirim video, mereka kirim ke TikTok, mereka kirim ke media sosial, dan itu sangat mengharukan. Saya berharap nomor satu itu meringankan beban teman-teman," ujar Agustina di Balai Kota Semarang, Jumat 15 Agustus 2025.


Menurutnya, dana tersebut membantu warga kurang mampu agar tidak perlu lagi iuran untuk kegiatan tertentu. Namun, bagi warga yang masih mampu, ia tetap mengimbau agar ikut berkontribusi.


"Rp25 juta itu enggak cukup kalau untuk menyelesaikan semua. Jadi, warga yang mampu tetap iur, sedangkan yang kurang mampu bisa terbantu. Hal yang tak terduga, warga yang tadinya enggan atau malu keluar karena tidak pernah iur, kini ikut bergotong-royong," jelasnya.

Dampak sosialnya pun terlihat nyata, banyak warga yang biasanya tidak terlalu peduli, kini aktif dalam rembukan dan kegiatan lingkungan. "Secara sosial ini sangat bagus. Guyub rukun itu terjadi, masyarakat merasa sama dan saling membantu," imbuh Agustina.


Ia berharap anggaran Rp25 juta per RT per tahun bisa menjadi pemicu solidaritas dan kolaborasi dalam menjaga kebersihan, keamanan, dan komunikasi antarwarga. Dengan begitu, tugas pemerintah kota menjadi lebih ringan dan bisa fokus pada program strategis lain.


Agustina juga menyinggung rencana pembangunan strategis pada 2026, seperti mengurai kemacetan di kawasan Jerakah dan menata ulang kawasan Silayur yang dinilai rawan kecelakaan. "Kita sedang memikirkan titik mana yang akan diselesaikan dulu agar dampaknya terasa langsung oleh masyarakat," ujarnya.


Selain itu, ia menekankan pentingnya mengubah budaya membuang sampah sembarangan. "Effort-nya besar, tidak hanya pemerintah kota dan ASN yang bergerak, tapi budaya masyarakat harus diedukasi," tegasnya.


Terkait anggaran penataan Silayur, Agustina mengaku jumlahnya besar dan telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat serta provinsi untuk mendapatkan bantuan. "Kalau belum ada jawaban, ya kita mungkin selesaikan sebagian dulu yang di ujung. Memang kalau tidak total pasti ada komplain, tapi saya harap masyarakat memahami," tutupnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube