Kebumen — Sebuah video viral di TikTok memperlihatkan warga di Dukuh Gunung Mujil, Desa Wonosari, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, bergotong royong menandu seorang pasien pulang dari rumah sakit di tengah kondisi jalan rusak parah yang tidak bisa dilalui kendaraan.
Video berdurasi singkat yang diunggah oleh akun @KOMENGJW empat hari lalu itu memperlihatkan empat pria bergantian memikul tandu kayu sederhana di jalan tanah yang licin dan berlubang.
Keterangan pada video menyatakan bahwa jalan tersebut sudah tidak pernah dibangun sejak puluhan tahun lalu, bahkan sejak era kemerdekaan Indonesia.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton lebih dari 46 ribu kali, mendapat ribuan tanda suka, dan menuai banyak komentar warganet yang menyorot kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan Kebumen.
"Pak Prabowo lihat paakk," tulis akun @yuyunaxstroy dalam komentar viral tersebut.
Sementara akun @Rahmat Pujiyanto menulis, "Jalannya ancur lebur kayak bukan jalan manusia".
Tak sedikit warganet juga mempertanyakan penggunaan dana desa dan perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur wilayah pelosok.
"Dana desane nggo ngapa kue," tulis salah satu netizen.
Menanggapi viralnya video warga yang menandu pasien akibat jalan rusak parah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kebumen, Joni Hernawan, menjelaskan bahwa jalan tersebut merupakan wewenang jalan kabupaten. Pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi jalan rusak.
"Kami sudah mengecek lokasi akhir ruas jalan lingkar selatan Karangsambung-Sadang, tepatnya di Desa Wonosari Kecamatan Sadang. Jalan itu memang jalan kabupaten dan akan mendapat perhatian pembangunan pada tahun 2026," ujar Joni.
Penanganan jalan rusak yang viral di Kebumen ini mendapat perhatian Dinas PUPR, yang telah menganggarkan pembenahan infrastruktur jalan tersebut dalam APBD tahun depan.