Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Upland Project Dorong Petani Kopi dan Peternak Domba Banjarnegara Naik Kelas

Acara monitoring program Upland Project di Banjarnegara. (Diskominfo Banjarnegara)

Banjarnegara — Program Upland Project menjadi peluang strategis bagi petani kopi dan peternak domba di Kabupaten Banjarnegara untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat kelembagaan, serta memperluas akses pasar secara berkelanjutan.


Dicanangkan sejak 2021, Upland Project merupakan program nasional yang menyasar 14 kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Banjarnegara. Program ini hadir dengan fokus pada pengembangan komoditas unggulan daerah melalui pendampingan, investasi, dan pembinaan kelompok tani.


"Program Upland Project ini sangat bermanfaat untuk Banjarnegara. Di tengah efisiensi keuangan, Upland hadir penuh mendukung pertanian, khususnya di wilayah atas agar produksinya meningkat," kata Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana.


Kabupaten Banjarnegara dikenal memiliki potensi pertanian dan peternakan yang signifikan, khususnya pada komoditas kopi dan domba. Data dari Dinas Pertanian setempat menunjukkan bahwa kawasan Banjarnegara wilayah atas merupakan sentra produksi kopi robusta dan arabika dengan kualitas cukup kompetitif.


Tak hanya itu, sektor peternakan domba juga tumbuh stabil dengan banyak kelompok ternak yang mulai berkembang secara kelembagaan.


"Penunjukan Banjarnegara sebagai 1 dari 14 kabupaten/kota di Indonesia dalam program Upland Project ini membuktikan besarnya potensi daerah di bidang kopi dan peternakan. Ini tidak sembarangan, tentu dipilih berdasarkan potensi daerah," ujar Amalia.

Project Management Unit (PMU) Upland menambahkan, Muhammad Ikhwan mengatakan, bahwa Banjarnegara telah menerima investasi program Upland Project sejak 2021. Menurutnya, investasi ini meliputi penguatan kelembagaan petani, penyediaan sarana produksi, serta pelatihan dan pendampingan teknis.


"Tujuan utama Upland Project adalah meningkatkan produktivitas komunitas yang diintervensi. Di Banjarnegara ada kopi dan domba. Investasi yang sudah diberikan sejak 2021 kami harap bisa terus berlanjut demi kesejahteraan petani," kata Ikhwan.


Ia menegaskan, agar manfaat program Upland Project tidak berhenti ketika proyek selesai, diperlukan kelembagaan petani dan peternak yang kuat. Melalui pembentukan kelompok tani atau koperasi berbasis komunitas, keberlanjutan program akan lebih terjamin.


"Kunci sukses keberlanjutan Upland Project adalah rasa kepemilikan kelompok atau korporasi. Kalau kelembagaan kuat, maka petani kopi dan peternak domba Banjarnegara bisa benar-benar naik kelas," imbuhnya.


Saat ini, program Upland Project dirancang berlangsung hingga tahun 2026. Namun Pemkab Banjarnegara berharap program tersebut bisa terus dilanjutkan agar dampaknya semakin luas, tidak hanya pada produksi, tetapi juga akses pasar dan ketahanan pangan lokal.


"Harapannya bukan hanya menghasilkan produk, tapi juga mampu menopang ketahanan pangan dan membuka pasar yang lebih luas. Dan tidak hanya berhenti di tahun 2026 tetapi bisa berlanjut," pungkasnya.