Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, 175 Petani di Dieng Bersaing Hasilkan Kentang Raksasa

PRODUKTIVITAS - Para pemenang lomba kentang raksasa yang digelar di Desa Kasimpar Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara. (ari sunandar/disway jateng)

Banjarnegara — Sebanyak 175 petani di Dataran Tinggi Dieng ambil bagian dalam lomba kentang raksasa, Kompetisi budidaya pertanian yang diinisiasi Petrokimia Gresik ini, digelar di Desa Kasimpar Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara.


Acara ini merupakan puncak dari program Pestani Dieng Raya, yang berlangsung sejak April 2025 lalu. Selain itu juga bertepatan dengan peringatan Hari Pelanggan Nasional.


Petrokimia Gresik, yang merupakan anak usaha Pupuk Indonesia, menyelenggarakan lomba ini sebagai upaya nyata mendukung produktivitas pertanian nasional. Fokus utama program ini bukan hanya pada hasil panen yang besar, tetapi juga bagaimana praktik pertanian dilakukan secara modern dan sesuai prinsip Good Agriculture Practice (GAP).


Komisaris Utama Petrokimia Gresik, Suhardi Alius menyampaikan, bahwa lomba ini dirancang sebagai sarana edukatif. Peserta tidak hanya bersaing secara fisik di lahan, tetapi juga dibekali pemahaman teknis budidaya kentang yang benar, termasuk penerapan teknologi pemupukan seimbang.


"Kami ingin menarik generasi muda agar kembali ke sektor pertanian. Ini awal dari pertanian berkelanjutan. Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam produksi kentang nasional," ujar Suhardi, Kamis 4 September 2025.


Dari hasil akhir lomba, terlihat adanya peningkatan produktivitas signifikan. Petani dari Wonosobo berhasil meraih Juara 1 dan 3, sedangkan Juara 2 diraih oleh petani Banjarnegara. Berdasarkan data panen, produktivitas petani juara meningkat dari 16,5 ton per hektare menjadi 18 ton per hektare, atau naik sekitar 9,1 persen.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo mengatakan, kenaikan produktivitas ini menjadi bukti keberhasilan penerapan pupuk unggulan seperti NPK Phonska Lite, ZA Plus, dan Phonska Cair yang direkomendasikan selama lomba.


"Ukuran besar bukan satu-satunya indikator. Yang penting juga efisiensi dan kualitas hasil. Ini selaras dengan visi Presiden Prabowo dalam Asta Cita untuk swasembada pangan," kata Adit.


Dalam rangkaian acara Panen Raya dan Apresiasi Juara Lomba Kentang Raksasa, panitia juga menggelar lomba 'Best Content' bagi petani yang aktif mendokumentasikan kegiatan lomba secara kreatif di media sosial. Kategori penghargaan meliputi Si Paling Aktif dan Si Paling Kreatif.


Tak hanya itu, ada juga program Gebyar Penjualan Pupuk Berhadiah yang menghadirkan armada FertiTruck. Mobilisasi truk pupuk ini memungkinkan petani membeli produk Petrokimia Gresik langsung di lokasi dengan hadiah menarik.


Melalui program ini, Petrokimia Gresik berharap bisa terus memperkuat peran sebagai Solusi Agroindustri, bukan hanya lewat produk, tapi juga transfer pengetahuan dan pemberdayaan petani.


"Kami ingin terus berperan aktif meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya di wilayah Dieng. Inovasi produk dan edukasi adalah kuncinya," pungkas Adit.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube