Banyumas — Semangat kebersamaan dan rasa syukur mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.
Melalui kegiatan Yamaha Grebeg Kampung 2025, ribuan warga tumpah ruah mengikuti berbagai lomba olahraga, seni, dan tradisi yang digelar pada 16–17 Agustus di Lapangan Banjarsari Wetan.
Salah satu peserta, Ardi, pemuda asal Desa Banjarsari Kulon, tampak antusias saat berlaga di cabang futsal. Ia bersama rekan-rekannya dipercaya mewakili desa dalam ajang olahraga antarwilayah.
Selain futsal, kompetisi lain juga digelar, mulai dari sepak bola U-20 di Desa Banjarsari Kulon, bulu tangkis di Desa Banteran, futsal di Desa Gandatara, hingga voli di Desa Kotayasa. Semua pertandingan menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat persaudaraan warga antar-desa di Kecamatan Sumbang.
Chief DDS 3 Jateng-DIY PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Bill Gunawan, menuturkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar lomba olahraga.
“Kami juga mengadakan Lomba Pos Kamling antar-desa. Pos ronda yang bersih dan rapi akan membuat warga lebih nyaman melaksanakan ronda malam. Dengan begitu, keamanan dan ketertiban lingkungan bisa terus terjaga,” ujarnya kemarin.
Selain itu, ada juga Lomba Tumpeng antar-desa sebagai simbol rasa syukur atas kemerdekaan RI. Setelah dinilai oleh dewan juri, tumpeng-tumpeng tersebut disantap bersama seluruh masyarakat dan pengunjung pada puncak acara.
Tidak hanya lomba, Yamaha Grebeg Kampung juga menghadirkan jalan sehat dengan doorprize, aneka lomba tradisional, pagelaran wayang kulit, servis motor gratis, hingga hiburan musik dangdut dengan penampilan spesial Oqinawa.
Koordinator Promosi PT YIMM, Zaldiansyah Perdana, menegaskan bahwa Yamaha ingin terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan positif semacam ini.
"Kami berharap tahun depan setiap kabupaten/kota di Jateng-DIY bisa merasakan kemeriahan Grebeg Kampung, dengan partisipasi warga yang lebih luas,” ungkapnya.
Melalui Yamaha Grebeg Kampung 2025 di Banyumas, warga tidak hanya merayakan HUT RI ke-80 dengan penuh sukacita, tetapi juga menumbuhkan semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian antarwarga demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera.