Banjarnegara — Memasuki hari keenam pasca longsor di Banjarnegara, sebanyak 18 warga masih belum ditemukan.
Pencarian kembali dilanjutkan pada Jumat (21/11/2025) oleh tim SAR gabungan di Dukuh Situkung, Desa Pandanarum.
Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, menjelaskan bahwa proses pencarian tetap berjalan meski cuaca sempat mendung dan turun gerimis.
“Ada 18 warga yang masih harus ditemukan oleh tim SAR gabungan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Ia menambahkan, cuaca yang relatif bersahabat membuat pencarian tetap bisa dilakukan.
“Hujan hanya gerimis sehingga tidak menjadi hambatan bagi tim di lapangan,” terang Budiono.
Area pencarian difokuskan di sektor A dan sektor C, dengan sektor C dibagi menjadi tiga titik kerja karena wilayahnya cukup luas.
Di lapangan, 17 alat berat excavator masih dikerahkan untuk membuka timbunan tanah, sementara mesin alkon terus dioperasikan untuk mengurai material longsoran.
Pemantauan melalui drone menunjukkan tidak ada tanda-tanda pergerakan tanah yang berpotensi memicu longsor susulan.
“Setiap pagi kami mengirimkan tim drone untuk asesmen keamanan sebelum tim bergerak. Semoga di hari keenam ini tim SAR dapat menemukan kembali korban,” tutup Budiono.