Banjarnegara — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menggelar kegiatan donor darah sukarela yang diikuti oleh pegawai ASN dan non-ASN di lingkungan Pemkab Banjarnegara. Kegiatan tersebut berlangsung di Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara, Jumat 15 Agustus 2025.
Hasilnya, sebanyak 61 kantong darah berhasil dikumpulkan dari total 215 peserta yang hadir dan mengikuti proses screening kesehatan dalam acara donor darah yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan tingkat kabupaten.
Kabag Kepegawaian Setda Banjarnegara, M. Muiz Rahardjo yang juga selaku Koordinator kegiatan menyampaikan, bahwa aksi donor darah merupakan bentuk konkret dari kepedulian sosial.
"Donor darah ini bukan hanya rutinitas simbolik, tapi juga bentuk nyata empati dan solidaritas terhadap sesama. Ini bagian dari peringatan HUT RI ke-80," kata Muiz.
Muiz menambahkan, antusiasme peserta tergolong tinggi. Namun, setelah proses pemeriksaan awal, hanya 61 orang yang dinyatakan layak untuk mendonorkan darah.
"Kami bersyukur dengan antusias peserta. Ini membuktikan bahwa semangat kemanusiaan masih hidup, terutama di kalangan ASN dan pegawai non-ASN," lanjutnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin yang terstruktur agar dapat mendorong munculnya pendonor darah baru di masa depan, terutama dari kalangan aparatur pemerintah.
Disisi lain, Ketua PMI Banjarnegara Amalia Desiana, melalui Kabid Infokom Aji Piluroso memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan para peserta.
"Apresiasi kepada seluruh pendonor dan Pemkab Banjarnegara. Aksi ini adalah bentuk nyata peran serta masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan," ujar Aji.
Lebih jauh, Aji menegaskan bahwa PMI, dalam melaksanakan tugasnya, mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. Dalam pelaksanaannya, PMI tidak bisa bekerja sendirian tanpa dukungan dan sinergi dari berbagai pihak.
"Kami harapkan kolaborasi terus terjalin, terutama partisipasi aktif masyarakat dan instansi pemerintah untuk bersama-sama bergerak dalam karya kemanusiaan," pungkasnya.