Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Dieng Culture Festival 2025 Kembali Hadir, Angkat Tema Back To The Culture

Prosesi cukur rambut gimbal pada gelara DCF tahun 2024. (Dok. Panitia DCF)

Banjarnegara — Setelah dinantikan, Dieng Culture Festival (DCF) ke-15 dipastikan kembali digelar tahun ini. Perhelatan budaya tahunan di dataran tinggi Dieng itu akan berlangsung pada 23–24 Agustus 2025 mendatang dengan mengusung tema 'Back To The Culture'.


Seperti tahun-tahun sebelumnya, agenda inti festival ini tetap menampilkan kirab budaya dan ritual cukur rambut anak gimbal, yang telah menjadi ikon DCF sejak pertama kali diselenggarakan.


"DCF 2025 akan diselenggarakan selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 23–24 Agustus. Agenda utama tetap ritual cukur rambut gimbal dan kirab budaya," kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa, Alif Faozi.


Ada yang berbeda untuk gelaran DCF tahun ini, yaitu dengan membawa penyegaran dalam konsep pertunjukan. Jazz Atas Awan yang selama ini menjadi penarik utama, tidak lagi menjadi bagian dari rangkaian acara.


Sebagai pengganti, panitia menghadirkan Orchestra Symphony Dieng, pertunjukan musik orkestra berlatar alam pegunungan dan budaya lokal. Sementara itu, penerbangan ribuan lampion tetap dijadwalkan sebagai bagian dari malam puncak perayaan.


"Jazz Atas Awan ditiadakan tahun ini, tapi akan diganti dengan pengalaman berbeda melalui Orchestra Symphony Dieng," jelas Alif.

Meskipun DCF 2025 terbuka untuk umum, dua agenda utama bersifat terbatas, yakni ritual cukur rambut gimbal di Candi Arjuna dan orchestra symphony Dieng di panggung pandawa.


"Namun, masyarakat masih dapat menikmati pertunjukan lain secara bebas di dua panggung terbuka, yaitu Panggung Sembadra dan Panggung Gatotkaca," jelasnya.


Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana menyatakan dukungan penuhnya terhadap penyelenggaraan DCF ke-XV.


"DCF tahun ini jadi momentum penting untuk mengangkat nilai budaya dataran tinggi Dieng, sekaligus sarana promosi pariwisata Banjarnegara yang lebih luas," katanya.


Ia pun menambahkan bahwa festival ini bukan hanya soal hiburan, tetapi juga upaya nyata menggerakkan ekonomi lokal melalui pariwisata berbasis budaya.


"Saya sangat mengapresiasi ide-ide kreatif dalam DCF kali ini. Tunggu tanggal mainnya. Kalau tidak datang, saya jamin menyesal," pungkasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube