TEGAL — Masjid Jami Baitussalam di Desa Maribaya Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal akhirnya diresmikan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Sabtu 28 Juli 2025. Masjid itu dibangun selama 8 tahun, dengan total anggaran hingga Rp6,5 miliar.
Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan tumpeng, dan pengguntingan pita. Orang nomor satu di Kabupaten Tegal itu menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada warga.
Apresiasi Ischak utamanya terkait warga yang telah berproses, bergotong royong membangun masjid selama delapan tahun terakhir.
“Berkat semangat dan gotong royong warga masyarakat Desa Maribaya, pembangunan masjid yang megah dengan struktur yang kuat ini bisa selesai, meski dengan anggaran yang tidak sedikit,” ujarnya.
Menurut Ischak, membangun masjid merupakan salah satu bentuk amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir, bahkan setelah orang yang membangunnya meninggal dunia. Diharapkan keberadaan masjid yang baru diresmikannya ini bisa mendatangkan keberkahan bagi masyarakat Desa Maribaya.
Dia menyatakan masjid ini tidak hanya sekadar pusat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial, edukasi dan kajian budaya Islam. Dia menghendaki warga ikut memakmurkan masjid dengan salat berjemaah ataupun berkegiatan lainnya yang sesuai peruntukan.
“Saya berharap bapak, ibu bisa ikut merawat, menjaga dan memakmurkan masjid yang megah ini,” ungkapnya.
Kepala Desa Maribaya Andi Wijaya juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada warga Desa Maribaya yang telah berpartisipasi dan sengkuyung membangun masjid.
“Semoga dengan kondisi masjid sekarang yang sudah sangat nyaman ini bisa menambah jemaah, sekaligus meningkatkan kualitas ibadah umat muslim Desa Maribaya,” pungkasnya.