Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Warga Antusias, Speling Pekalongan Hadirkan Enam Dokter Spesialis Gratis

Program dokter spesialis keliling di Kota Pekalongan dipadati warga (IST)

Pekalongan — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan kembali menggelar program Spesialis Keliling atau Speling di Kelurahan Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan.


Program kesehatan gratis ini menghadirkan enam dokter spesialis, mulai dari penyakit dalam, anak, kulit, hingga saraf, bekerja sama dengan UPT Puskesmas Jenggot dan RS HA Zaky Djunaid.


Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto, menegaskan bahwa Speling sudah berjalan sekitar sepuluh kali dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.


Menurutnya, program ini menjadi solusi deteksi dini penyakit sehingga pasien bisa segera ditindaklanjuti bila butuh rujukan ke rumah sakit.


“Alhamdulillah, kali ini lebih istimewa karena kami juga mendatangkan dua dokter spesialis dari RSUD Dr. Adhyatma Semarang yang merupakan rumah sakit binaan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah,” ungkap Budi.


Antusiasme warga terlihat jelas dengan jumlah pasien mencapai sekitar 190 orang yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini.


Mulai dari ibu hamil, balita, hingga lansia, mereka datang untuk mendapatkan pemeriksaan dan konsultasi medis langsung dengan tenaga spesialis.


Kehadiran petugas BPJS Kesehatan juga menambah manfaat kegiatan karena warga bisa menyampaikan keluhan terkait layanan sekaligus mendapat sosialisasi langsung.


“Dengan sinergi lintas instansi yang solid, kami ingin memastikan akses layanan kesehatan semakin merata di Kota Pekalongan,” tambah Budi.


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, hadir langsung memantau kegiatan Speling di Jenggot.


Ia memuji kerja sama lintas sektor yang membuat layanan kesehatan benar-benar terasa dekat dengan masyarakat.


“Keren luar biasa, seluruh pihak ikut bergerak. Ada BPJS Kesehatan, RS HA Zaky Djunaid, Puskesmas, camat, hingga lurah turun langsung. Antusiasme warga luar biasa menyambut enam dokter spesialis dan tim medis lainnya,” kata Yunita.

Menurutnya, Speling di Jawa Tengah sudah menyasar lebih dari 300 desa/kelurahan dari total 1.278.


Tahun ini ditargetkan 670 desa/kelurahan bisa dijangkau sehingga makin banyak masyarakat terbantu.


Program Speling mendapat respon positif dari warga yang merasa terbantu dengan layanan gratis ini.


Qotrunnada Fitriyani, warga Jenggot yang sedang hamil 9 minggu, merasa lega bisa langsung memeriksakan kandungannya kepada dokter spesialis.


“Alhamdulillah, janin saya sehat. Biasanya periksa di puskesmas, tapi dengan Speling bisa langsung ke dokter spesialis secara gratis. Sangat membantu,” ujarnya.


Hal senada disampaikan Kholis, warga Pringlangu, yang membawa anaknya dengan masalah gizi.


“Kalau ke rumah sakit biayanya besar. Di sini gratis dan bisa konsultasi ke berbagai poli. Anak saya berat badannya kurang, jadi bisa dapat arahan langsung dari dokter anak,” jelasnya.


Program Speling bukan hanya tentang layanan medis, tetapi juga simbol pemerataan akses kesehatan di Jawa Tengah.


Kolaborasi antara pemerintah kota, provinsi, rumah sakit, BPJS Kesehatan, dan puskesmas membuktikan bahwa layanan publik bisa dihadirkan dengan lebih dekat, gratis, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


“Layanan dekat, masyarakat sehat, itu komitmen kami,” tegas Yunita.


Dengan keberhasilan di Jenggot, warga berharap program ini terus diperluas ke seluruh pelosok Pekalongan.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube