Pekalongan — Warga Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di bibir Pantai Panjang. Mayat ditemukan sekitar 100 meter dari bibir pantai, tepat di sebelah utara krematorium yang biasa digunakan untuk pembakaran jenazah.
Kasatpolairud Polres Pekalongan Kota, Iptu Ponco Budiarto, membenarkan kabar ini dan menyatakan penemuan mayat berawal dari laporan masyarakat.
“Informasi dari warga langsung kami tindaklanjuti, dan benar ditemukan seorang perempuan tanpa identitas yang sudah meninggal dunia,” ujar Ponco Budiarto di kamar mayat RSUD Bendan, Kota Pekalongan, Sabtu 13 September 2025.
Menurutnya, mayat tersebut langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Bendan untuk keperluan visum dan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi menyebutkan ciri-ciri luar mayat adalah memakai celana cokelat, sepatu hitam, jaket rangkap dua, baju dalam, serta celana jins rangkap dua.
Perempuan tersebut diperkirakan berusia antara 25 hingga 30 tahun berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi.
Hingga saat ini, identitas korban belum terungkap karena tidak ditemukan kartu tanda pengenal maupun barang pribadi yang mengarah pada jati diri korban.
“Dari pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka di tubuh korban,” jelas Ponco.
Keterangan ini membuat penyelidikan polisi lebih fokus pada identitas dan latar belakang korban. Yang membuat kasus ini semakin janggal adalah ditemukannya beberapa kertas di celana korban.
Kertas tersebut berisi tulisan aneh yang tidak mencantumkan nama, alamat, maupun identitas keluarga korban. Kalimat yang tertulis dalam kertas itu tidak dapat dipahami secara utuh sehingga menambah misteri penemuan mayat ini.
Selain itu, ditemukan pula sebuah nomor telepon dalam kertas tersebut, namun ketika dihubungi oleh polisi, nomor itu tidak bisa tersambung.
“Surat itu masih kami jadikan barang bukti, namun kalimat kalimatnya tidak bisa dipahami maksudnya,” ungkap Ponco.
Polisi kini masih menunggu hasil visum dari pihak medis RSUD Bendan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Selain itu, penyelidikan akan difokuskan pada nomor telepon yang ditemukan di kertas serta kemungkinan adanya saksi yang melihat korban sebelum meninggal.
Warga sekitar Pantai Panjang juga diminta memberikan informasi jika merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui hal mencurigakan di sekitar lokasi penemuan.
Kasus ini pun menyedot perhatian publik, mengingat lokasi penemuan berada di area pantai yang cukup ramai dikunjungi warga.