Pekalongan — Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati Gedung Kanzus Sholawat, Jalan Dr Wahidin, Kota Pekalongan.
Mereka datang untuk mengikuti puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M yang dipimpin langsung oleh Khodimul Maulid Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya.
Acara Maulid Akbar Kanzus Sholawat 2025 ini berlangsung khidmat dengan tema “Dengan Maulidurrosul, Kita Perkokoh Persatuan dan Kesatuan untuk Indonesia yang Sejuk, Aman, dan Damai.”
Sejumlah tokoh penting juga hadir, di antaranya Menteri Agama Prof Dr KH Nasaruddin Umar, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, serta para ulama, tokoh masyarakat, dan unsur TNI-Polri.
Suasana Gedung Kanzus Sholawat sejak pagi dipenuhi lantunan shalawat, doa, serta semangat kebersamaan dari jemaah yang datang dari seluruh penjuru Nusantara.
Dalam mauidhoh hasanahnya, Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan dari Jakarta menegaskan bahwa peringatan Maulid merupakan wujud kecintaan umat kepada Allah dan Rasulullah SAW.
“Kita berkumpul di sini karena cinta kepada Allah dan Rasulullah. Tidak ada iman tanpa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Berkumpul di majelis ini adalah bagian dari nikmat Allah,” ujar Habib Jindan di hadapan ribuan jemaah, Minggu 28 September 2025.
Ia menambahkan bahwa majelis seperti Maulid Kanzus Sholawat adalah wadah untuk memperkuat iman sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.
“Semakin sering kita hadir dalam majelis seperti ini, semakin kuat pula cinta kita kepada Rasulullah SAW,” lanjutnya.
Habib Jindan mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan menghindari permusuhan antarsesama umat Islam.
“Damaikanlah antarpersaudaraan kalian. Jangan ada kebencian dan permusuhan. Bersyukurlah karena Allah menganugerahkan negeri Indonesia yang aman dan damai. Nikmat seperti ini jarang ditemukan di negara lain, bahkan di Timur Tengah,” pesannya.
Menurutnya, keamanan adalah modal utama sebuah bangsa.
“Kalau negeri kita aman, insyaAllah semua urusan jadi nikmat. Tapi kalau tidak aman, semuanya akan sulit. Dan bila sudah rusuh, untuk kembali aman itu membutuhkan waktu yang panjang,” tegasnya.
Peringatan Maulid Akbar Kanzus Sholawat 2025 tidak hanya berlangsung pada hari puncak.
Sejak beberapa hari sebelumnya, masyarakat telah menikmati berbagai rangkaian kegiatan seperti Bazar UMKM, Maulid Berzanji–Perjami, Nikah Maulid, pembacaan Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Rotibul Kubro, Apel Merah Putih dan Ikrar NKRI, hingga Pawai Pajang Jimat.
Selain itu, ada juga pembacaan Dalailul Khoirot, Khataman Al-Qur’an dan Shahih Bukhori, serta hiburan musik Samer/Gambus yang menambah semarak suasana.
Pada puncak acara, Ahad pagi, kegiatan dimulai dengan Dalailul Khoirot pukul 07.00–08.00 WIB, dilanjutkan Madah Nabawiyah pukul 08.00–10.00 WIB, serta mauidhoh hasanah dari Habib Jindan hingga menjelang zuhur.
Selepas salat zuhur berjamaah, jemaah kembali larut dalam pembacaan Kitab Maulid Simtudduror yang dipimpin langsung Habib Luthfi bin Yahya.
Acara kemudian ditutup dengan hiburan musik Samer/Gambus pada malam harinya.