Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Program Daker Tahap 2 Dibuka Langsung oleh Bupati, 400 Warga Siap Kerja

Bupati Batang M Faiz Kurniawan membuka program Dapat Kerja

BATANG — Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membuka Program Dapat Kerja (Daker) Tahap 2 yang digelar di Aula Disnaker Batang.


Program daker sebagai bagian dari strategi Pemkab menggenjot serapan tenaga kerja lokal.


Sebanyak 400 peserta dari 15 kecamatan se-Kabupaten Batang mengikuti pelatihan ini dengan materi utama Operator Garmen, mengincar peluang di sektor industri yang tengah mekar di wilayah setempat.


“Saya nggak mau warga Batang cuma nonton truk-truk industri lalu lalang, tapi tidak kebagian kerja,” tegas Bupati Faiz, Rabu 9 Juli 2025.


Ia menyebut, Program Daker tahap 2 ini bukan basa-basi, tetapi bagian dari target besar: melatih 2.000 anak muda Batang agar siap bersaing dan langsung kerja.


Pada Daker Tahap 1 sebelumnya, dari 226 peserta yang lulus pelatihan, sebanyak 160 orang mengikuti seleksi kerja dan 106 di antaranya sudah terserap di industri.


“Yang belum terserap akan tetap difasilitasi hingga mereka kerja, jangan khawatir,” katanya memberi harapan.


Faiz menegaskan bahwa pelatihan bukan sekadar formalitas, tapi harus benar-benar serius diikuti agar semua peserta Daker Tahap 2 bisa langsung kerja setelah lulus.


“Saya targetkan semua peserta terserap. Jangan ada yang ketinggalan,” ujar Faiz penuh optimisme.


Pemerintah Kabupaten Batang telah menggandeng sejumlah perusahaan strategis seperti PT Yih Quan, Yamania, S Medical Product, Batang Apparel, hingga Rumah Kaca.


Industri-industri ini diwajibkan memprioritaskan minimal 70 persen pekerjanya dari warga lokal, sesuai regulasi daerah yang sudah digulirkan sejak 2023.

“Kalau warga belum punya skill, maka tugas pemerintah adalah melatih mereka. Itulah kenapa Daker ini penting,” tandasnya.


Kepala Dinas Tenaga Kerja Batang, yang hadir mendampingi Bupati, menjelaskan bahwa peserta akan mendapat pelatihan intensif dengan instruktur berpengalaman dan fasilitas yang memadai.


“Peserta akan dilatih tidak hanya teknis menjahit, tapi juga soal etos kerja, disiplin, dan kesiapan industri,” ujarnya.


Menurutnya, peluang kerja di sektor garmen kini sangat terbuka lebar seiring dengan ekspansi kawasan industri di timur dan selatan Kabupaten Batang.


Selain itu, pengusaha lokal juga mulai melirik tenaga kerja terlatih dari program ini sebagai tenaga kerja potensial yang siap langsung kerja tanpa perlu pelatihan ulang.


Peserta Daker Tahap 2, sebagian besar adalah lulusan SMA dan SMK yang baru lulus tahun ini dan belum memiliki pengalaman kerja.


Salah satu peserta dari Kecamatan Warungasem, Siti Nur Aini (19), mengaku antusias mengikuti program ini karena ingin segera bisa mandiri secara finansial.


“Daripada nganggur di rumah, saya pengin punya keterampilan supaya cepat kerja. Katanya sih habis pelatihan bisa langsung disalurkan ke pabrik,” kata Siti.


Program ini dibiayai penuh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang 2025, menandakan komitmen pemerintah daerah terhadap pemberdayaan tenaga kerja lokal.


Dengan industri yang berkembang cepat, Batang dihadapkan pada tantangan besar: mengimbangi kebutuhan tenaga kerja dengan kualitas SDM yang memadai.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube