Pemalang — Sebanyak 806 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Kabupaten Pemalang resmi diangkat setelah menerima surat keputusan (SK) dari Bupati Anom Widiyantoro, Jumat (27/6/2025). Uniknya, prosesi serah terima dilakukan di lokasi terdampak banjir rob, tepatnya di halaman Balai Desa Blendung, Kecamatan Ulujami.
Acara tersebut sengaja digelar di tengah genangan air untuk memberikan kesan mendalam bagi para PPPK baru. Mereka berasal dari berbagai formasi, termasuk tenaga pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis.
Bupati Anom Widiyantoro menegaskan bahwa pemilihan lokasi ini bukan untuk mencari sensasi, melainkan sebagai bentuk refleksi.
"Ini jadi keseharian rekan-rekan kita di Blendung. Apa yang kita saksikan pagi ini adalah apa yang dialami teman-teman di Blendung," jelas Anom.
Ia berharap momen ini dapat memotivasi para PPPK untuk memberikan pelayanan maksimal tanpa mengeluh, terutama terkait penempatan kerja.
"Berikan pelayanan terbaik, pelayanan yang tanpa memandang kondisi dan situasi, apalagi kondisi alam, jarak," kata Bupati Anom.
"Saya sering melihat sendiri, banyak teman-teman ASN yang mengalami keberatan untuk penempatan yang jauh dari kota, jadi saya harap penempatan yang jauh tidak jadi kendala," imbuhnya.
Dengan penyerahan SK di lokasi terdampak rob, Pemkab Pemalang ingin menekankan pentingnya dedikasi dalam melayani masyarakat, di mana pun tempat bertugas.
Nikmati Ilahiah, salah seorang PPPK di Dinas Pendidikan mengaku senang, 7 tahun mengabdi akhirnya bisa menjadi PPPK. Ia pun tidak mempermasalahkan penyerahan SK di atas genangan banjir rob, hal tersebut dianggap sebagai bentuk empati kepada warga Desa Blendung.
"Alhamdulillah sangat bersyukur seneng banget, sesuai harapan. Sangat berkesan menjadi momen lain dari yang lain, juga untuk merasakan apa yang di rasakan masyarakat di sini," ungkapnya.