BATANG — Polres Batang menyiapkan sebanyak 413 personel gabungan untuk mengamankan konser penyanyi Denny Caknan dalam Pesta Rakyat Kabupaten Batang yang digelar di Lapangan Dracik, Jumat malam 1 Agustus 2025.
Kapolres Batang AKBP Edi Rahmat Mulyana menegaskan tak akan segan membubarkan konser jika situasi berubah ricuh dan membahayakan penonton.
“Kalau tidak tertib dan ricuh, atas izin Pak Bupati, kami akan bubarkan konser,” tegas AKBP Edi usai meninjau kesiapan panggung dan pengamanan.
Ratusan personel itu akan disebar di titik-titik rawan sekitar lokasi acara, termasuk kawasan padat lalu lintas dan zona yang minim pencahayaan.
Selain anggota Polres Batang, pengamanan juga melibatkan Kodim Batang, Dishub, dan Satpol PP sebagai sinergi pengamanan lintas sektor.
Kapolres menekankan bahwa kenyamanan dan keselamatan warga adalah prioritas utama, terlebih konser ini diperkirakan menyedot ribuan pengunjung.
Lampu tambahan dipasang di area gelap dan rekayasa lalu lintas telah disiapkan dengan penempatan petugas di simpang-simpang strategis.
“Kami juga siapkan posko pengaduan, layanan kesehatan, dan kantung parkir. Semua harus berjalan lancar dan tertib,” imbuh AKBP Edi.
Pihak kepolisian mengimbau panitia untuk siaga menghadapi potensi kericuhan, termasuk penonton mabuk, membawa petasan, atau aksi saling dorong di depan panggung.
Jika ada insiden, pihak keamanan diminta sigap menindak dan mengamankan pelaku demi menghindari gangguan acara.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyebut konser Denny Caknan hanyalah bagian dari rangkaian Pesta Rakyat yang dimulai sejak pagi dengan senam massal dan bazar UMKM.
“Konser ini puncak dari kebersamaan kita. Tapi esensinya adalah rasa syukur dan dukungan bagi ekonomi kreatif Batang,” kata Bupati Faiz saat meninjau stand UMKM di sekitar lapangan.
Bazar menghadirkan produk-produk unggulan dari 15 kecamatan dan komunitas ekonomi kreatif, mulai dari batik tulis, keripik, kopi lokal hingga aksesoris handmade.
Pemerintah Kabupaten Batang menargetkan transaksi UMKM dalam sehari bisa mencapai Rp1 miliar, sebagai bentuk dorongan nyata pada sektor ekonomi mikro.
“Produk kita unggul. Kalau warga beli produk lokal, target itu bisa tercapai,” ujar Faiz sembari mencicipi nasi megono dan gethuk goreng.
Bupati Faiz juga meminta masyarakat tetap tertib dan menjaga suasana kondusif selama konser berlangsung agar momen ini bisa dinikmati semua kalangan.
“Mari jaga keamanan dan nikmati hiburan ini sebagai pesta rakyat, bukan ajang kericuhan,” pungkasnya.
Konser dijadwalkan dimulai pukul 19.30 WIB dan diprediksi dihadiri ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Batang dan sekitarnya.