Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Perumda Sendang Kamulyan Batang Siaga Hadapi Musim Hujan, Mata Air Bismo Terancam

Jajaran perumda sendang kamulyan Batang saat meninjau sumber mata air Bismo. (IST)

BATANG — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Sendang Kamulyan Kabupaten Batang mulai siaga menghadapi musim penghujan, terutama terkait kondisi mata air bismo. Mata air bismo melayani 30.000 pelanggan di wilayah perkotaan.


Direktur Umum Perumda Air Minum Sendang Kamulyan, Siswandi Hambali atau yang akrab disapa Sys Mandayun, mengakui hal itu.


“Ya, untuk Bismo kita memang masih khawatir juga, walaupun ada informasi dari BMKG bahwa kejadian itu hanya 50 tahun sekali. Tapi ya namanya musibah kita kan tidak tahu semua,” ujarnya saat ditemui, Senin 10 November 2025.


Banyak orang berpikir musim hujan berarti cadangan air berlimpah. Namun, bagi Perumda Sendang Kamulyan, kondisi ini justru bisa berbalik menjadi bencana.


“Jadi jangan salah, bahwa kita itu sumbernya bukan di air permukaan. Kita sumbernya di mata air,” jelas Siswandi menegaskan. Air sungai yang meluap bisa mencemari sumber air bersih, bahkan menghancurkan instalasi vital pengambilan air (intake).


“Yang bahaya lagi kalau banjir membawa batu-batuan. Kalau sudah kecampur air, dia bisa menghantam pipa atau bangunan kita,” ungkapnya dengan nada serius.


Kerusakan sekecil apa pun di jalur air baku dapat melumpuhkan pasokan air ke ribuan rumah pelanggan di Kecamatan Batang. Berbekal pengalaman pahit bencana di awal tahun, Perumda kini meningkatkan kesiapsiagaan penuh di semua lini.


Siswandi menyebut pihaknya telah membentuk Sub-Bagian Produksi yang fokus pada pengawasan dan penanganan bencana. “Mereka sudah kita latih untuk selalu siap, terutama kaitannya dengan cuaca ekstrem atau bencana alam,” katanya.

Selain itu, Perumda juga mengimbau pelanggan untuk memiliki tandon air sebagai langkah antisipatif ketika debit air dari Bismo terganggu.


“Ya tetap kita sudah mengimbau untuk menggunakan tandon, supaya saat air terganggu mereka masih bisa menggunakan cadangan,” sarannya.


Tak hanya fokus menjaga pasokan utama, Perumda juga turun tangan membantu warga Perumahan Delta Tragung yang sempat kesulitan air bersih.


Sebelumnya, perumahan tersebut dikelola secara mandiri oleh pengembang, namun sistemnya macet hingga warga kekurangan air. “Jadi kita sebetulnya menolong ya. Kita menolong karena kebutuhan air itu merupakan kebutuhan pokok,” ungkap Siswandi.


Dalam upaya tersebut, Perumda memberi keringanan biaya sambungan baru secara besar-besaran. “Yang standarnya Rp2.500.000, kita bantu hanya Rp1.000.000 itu pun bisa dicicil lima kali,” jelasnya.


Kini, lebih dari 300 rumah di Delta Tragung telah menikmati layanan air bersih dari Perumda Sendang Kamulyan.


“Jarang-jarang kita lakukan, tapi ini memang demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.