Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Penemuan Mayat di Sumur Batang, Keluarga Desak Polisi karena HP dan Motor Korban Hilang

Proses evakuasi penemuan mayat dalam sumur di Kecamatan Wonotunggal Batang (IST)

BATANG — Usai geger penemuan mayat di sumur, keluarga asal Desa Pagumenganmas, Karangdadap, Pekalongan, resmi menjemput jenazah yang diyakini Ahmad Mughni Sodik, pemuda 25 tahun, di RSUD Kalisari Batang.


Penjemputan dilakukan pukul 06.00 WIB dengan didampingi Kepala Desa Pagumenganmas, Istadi, yang juga dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.


Istadi menegaskan, keluarga mendesak polisi mengungkap seluruh fakta di balik kematian Ahmad.


Menurutnya, ada sejumlah kejanggalan yang tidak bisa diabaikan, termasuk hilangnya telepon genggam dan sepeda motor Honda Vario hitam milik korban.


“Kami minta polisi mengungkap semua fakta. Ada hal janggal, seperti HP dan motor korban yang ikut hilang sejak dia menghilang,” ujar Istadi, Minggu 8 Agustus 2025.


Kapolres Batang, AKBP Edi Rahmat Mulyana, melalui Kasat Reskrim AKP Imam Muhtadi, memastikan kasus ini mengandung dugaan unsur pidana.


Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan mengamankan barang bukti untuk menguatkan proses penyelidikan.


“Kami pastikan akan menyelesaikan kasus ini secara maksimal. Mohon waktu dan doa restu agar segera terungkap,” kata Imam.


Hingga kini, polisi belum merilis hasil resmi pemeriksaan forensik maupun identitas korban, meski pihak keluarga yakin berdasarkan ciri pakaian yang dikenakan jenazah.


Penemuan jasad ini bermula pada Sabtu 9 Agustus 2025 pagi sekitar pukul 08.00 WIB di area Pasar Wonotunggal.


Santo, warga sekaligus penyewa ruko di sekitar lokasi, mencium bau busuk dari arah sumur selama beberapa hari terakhir.


Saat mencoba menguras sumur sedalam 20 meter itu, ia terkejut melihat sosok tubuh manusia mengapung.

Santo segera menghentikan pekerjaannya dan melaporkan temuannya kepada warga sekitar, yang kemudian menghubungi Polsek Wonotunggal.


Kapolsek Wonotunggal, AKP Kurnia Taufik, menyebut laporan diterima pukul 09.00 WIB.


Pihaknya bersama tim langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan area.


Dari pemeriksaan awal, jasad tersebut diperkirakan sudah berada di dalam sumur selama tiga minggu.


“Kondisinya sudah membusuk dan sulit dikenali,” ujar Kurnia di RSUD Batang.


Evakuasi berlangsung berjam-jam karena posisi jasad berada di kedalaman, sementara air masih memenuhi sebagian sumur.


Tim gabungan dari Polsek Wonotunggal, Damkar, dan BPBD Batang dikerahkan.


Evakuasi baru bisa dilakukan setelah seluruh peralatan lengkap untuk memastikan keselamatan petugas.


Pukul 13.20 WIB, jasad berhasil diangkat dan langsung dibawa ke RSUD Batang menggunakan ambulans.


Di rumah sakit, tim medis melakukan otopsi dan identifikasi untuk memastikan penyebab kematian serta dugaan tindak kejahatan.


Kepala Desa Pagumenganmas menuturkan, Ahmad telah dilaporkan hilang selama sebulan terakhir.


Pakaian yang dikenakan jenazah disebut khas komunitas remaja desa dan tidak dijual bebas, sehingga memperkuat keyakinan keluarga.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube