BATANG — Kawasan wisata Pantai Jodo di Kecamatan Gringsing mendadak ramai dengan Paskibra, TNI, Polri, Ormas hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Mereka berbaris rapi di sepanjang pantai untuk mengikuti upacara penurunan bendera hingga parade Defile (baris berbaris) pada kegiatan Parade Senja.
Acara ini diikuti sekitar 1.800 peserta dari Paskibraka, TNI, Polri, hingga lintas organisasi masyarakat.
Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi juga simbol kebangkitan pembangunan di kawasan timur Batang.
“Ini sebagai tanda dimulainya pembangunan, khususnya untuk mendukung perkembangan infrastruktur di kawasan timur. Kami juga ingin mengenalkan kawasan wisata agar mampu menangkap peluang adanya KEK Batang,” ujar Faiz.
Menurut Faiz, Parade Senja dipilih sebagai momentum untuk menumbuhkan nasionalisme sekaligus promosi wisata.
Pantai Jodo, yang mulai dikenal publik sebagai destinasi pantai dengan panorama menarik, diharapkan menjadi ikon baru pariwisata Batang.
“Dengan kegiatan berskala besar seperti Parade Senja, kami yakin daya tarik wisata di kawasan timur bisa semakin meningkat. Pantai Jodo harus menjadi simbol distribusi wisatawan, bukan hanya terpusat di kawasan barat Batang,” tambahnya.
Bupati Faiz juga mengajak masyarakat menjaga toleransi dan kondusivitas demi iklim pembangunan yang sehat.
“Seluruh pihak harus dapat bersatu, bersinergi, dan menjaga kondusivitas wilayah. Itu modal utama untuk membangun Batang,” tegasnya.
Ribuan warga tumpah ruah di Pantai Jodo menyaksikan defile pasukan yang berjalan tegap di sepanjang pantai.
Atraksi ini membuat acara semakin semarak dan menumbuhkan rasa kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.
Selain pemerintah daerah, dukungan juga datang dari jajaran TNI dan Polri. Kepala Staf Kodim 0736/Batang, Kapten Inf Sariyono, menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung upaya Pemkab.
“Kodim 0736/Batang akan selalu mendukung Pemkab Batang dan bersinergi dengan Polres Batang dalam menjaga Kamtibmas. Kegiatan seperti ini bisa menumbuhkan jiwa nasionalisme sekaligus mempererat keharmonisan lintas institusi,” ucapnya.
Kapolres Batang, AKBP Edi Rahmat Mulyana, juga menilai Parade Senja memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
“Jika wilayah aman dan kondusif, tentu berdampak positif pada pertumbuhan perekonomian Batang. Keamanan adalah fondasi utama untuk investasi dan perkembangan sektor pariwisata,” ujarnya.
Pemkab Batang menargetkan Parade Senja menjadi agenda tahunan yang memperkuat karakter generasi muda sekaligus memperkenalkan Pantai Jodo ke tingkat nasional.
Faiz menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat.