Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Kulineran Unik dan Otentik, Ini Makanan Khas Pekalongan yang Bikin Traveler Balik Lagi

PEKALONGAN - Makanan unik dan autentik khas Pekalongan.

Pekalongan — Pekalongan tidak hanya dikenal sebagai Kota Batik. Tetapi juga sebagai salah satu kota dengan ragam makanan khas yang menggugah selera.


Setiap hidangan menawarkan cita rasa unik yang memadukan bumbu rempah, teknik masak tradisional, serta sentuhan budaya pesisir yang kuat. Tak heran, makanan khas Pekalongan selalu berhasil memikat hati para wisatawan.


Bagi kamu yang sedang berencana berkunjung ke Pekalongan, ada beberapa makanan khas yang wajib masuk daftar cobaan. Mulai dari makanan berkuah hingga hidangan yang kaya rempah, semuanya menawarkan pengalaman rasa yang sulit dilupakan.


Berikut ini terdapat 10 rekomendasi makanan khas Pekalongan yang sayang untuk dilewatkan. Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini dengan seksama!


Makanan Khas Pekalongan


Pekalongan, selain dikenal sebagai Kota Batik yang kaya akan seni dan budaya, juga kaya akan kuliner. Ketika berkunjung ke suatu daerah tentu wajib mencicipi kuliner khasnya.


Dikutip dari laman pekalongankota.go.id, berikut adalah makanan khas Pekalongan yang menggugah selera.


1. Pindang Tetel


Pindang tetel adalah makanan khas Pekalongan yang berbahan dasar daging sapi. Meski namanya pindang, nyatanya bahan dasarnya bukanlah ikan.


Makanan ini menggunakan tetelan daging sapi yang kaya akan rempah-rempah. Hingga banyak orang yang mengira makanan ini seperti rawon. Karena dari segi warna memanglah mirip.


2. Garang Asem


Garang asem terbuat dari potongan daging sapi yang dimasak dengan berbagai macam rempah-rempah seperti asam jawa, garang asem, cabai, daun melinjo, dan tomat.


Perpaduan rempah-rempah ini tentunya memberikan rasa yang lezat dan menggugah selera. Makanan ini cocok dinikmati dengan nasi putih hangat dan lalapan.


3. Tauto


Tauto adalah hidangan terkenal dari Pekalongan yang merupakan varian soto dengan tambahan tauco, memberikan aroma khasnya sendiri.


Seperti halnya soto, tauto umumnya berisi daging, jeroan, dan bihun atau soun. Rasanya yang gurih dan karakteristiknya yang unik membuat tauto sangat cocok dinikmati dengan nasi atau lontong.


Rasa gurih dan karakteristiknya yang unik membuat tauto sangat cocok dinikmati dengan nasi atau lontong, menambah kelezatan dan kehangatan pada setiap suapan. Hidangan ini sering dijumpai di warung makan tradisional di Pekalongan.


Tauto bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari budaya dan identitas kuliner Pekalongan, menggambarkan kreativitas dan kekayaan cita rasa masakan Indonesia.


Baik bagi penduduk lokal maupun wisatawan, mencicipi tauto adalah pengalaman kuliner yang tak boleh dilewatkan.


4. Kluban


Jika sedang mencari pilihan makanan sehat, kluban bisa menjadi opsi yang menarik. Ini adalah hidangan sayuran yang disajikan dengan parutan kelapa, mirip dengan urap.


Kluban umumnya terdiri dari sayuran seperti kangkung, daun singkong, tauge, dan kacang panjang yang direbus dan dicampur dengan parutan kelapa. Gabungan ini menciptakan cita rasa segar dan gurih yang khas.


5. Nasi Megono

Nasi Megono adalah hidangan khas dari daerah Pekalongan, Jawa Tengah, Indonesia. Hidangan ini terkenal karena bumbu khasnya yang menggunakan potongan nangka muda yang dicincang dan dicampur dengan kelapa parut serta bumbu rempah lainnya.


Nasi Megono biasanya disajikan dalam keadaan hangat sebagai makanan utama. Hidangan ini sering dihidangkan dengan lauk tambahan seperti ayam goreng atau tempe goreng serta lalapan segar seperti mentimun atau tomat.


Taburan daun bawang atau bawang goreng juga sering digunakan sebagai garnis untuk menambah aroma dan cita rasa.


6. Gulai Serundeng


Gulai serundeng adalah makanan khas Pekalongan yang menggabungkan dua cita rasa, yaitu gurih dari santan dan manis dari serundeng. Daging yang dimasak dalam kuah gulai memberikan cita rasa yang khas.


Hal ini membuat gulai serundeng menjadi makanan yang wajib dicoba ketika ke Pekalongan. Gulai serundeng ini biasa disajikan dengan nasi hangat atau lontong, ditambah dengan taburan bawang merah.


7. Glundung


Jika mencari camilan yang cocok untuk dinikmati kapan saja, glundung bisa menjadi pilihan yang tepat. Camilan ini terbuat dari singkong yang diisi dengan gula aren di bagian tengahnya.


Glundung memiliki rasa manis yang dipadu dengan sedikit sentuhan gurih dari kulitnya. Cocok untuk dijadikan variasi camilan yang enak dan memuaskan selera.


8. Apem Kesesi


Apem kesesi adalah makanan manis tradisional yang patut dicicipi. Bentuknya bulat pipih dan dibuat dari campuran tepung beras dan gula. Rasanya yang manis membuatnya ideal sebagai camilan, seringkali tersedia saat bulan puasa.


Kehadirannya yang selalu dinantikan setiap Ramadan membuatnya menjadi bagian penting dari tradisi kuliner Pekalongan, mengingatkan banyak orang pada kenangan masa kecil dan kebersamaan keluarga.


9. Sate Ayam Kuah


Berbeda dengan sate pada umumnya, sate di Pekalongan ini menggunakan kuah. Untuk mendapatkan sate ayam kuah ini hanya bisa di pagi hari.


Penjual sate ayam kuah biasanya mulai berjualan di pagi hari, menjadikannya pilihan sarapan yang populer di Pekalongan.


Pagi hari dianggap waktu terbaik untuk menikmati hidangan ini karena kuahnya yang masih hangat dan segar, memberikan kehangatan dan energi untuk memulai hari.


10. Lontong Lemprak


Lontong lemprak adalah makanan khas Pekalongan yang berupa lontong dengan ayam dan kuah opor. Dinamakan lemprak karena tempat duduknya yang lesehan di bawah.


Biasanya, lontong lemprak disajikan dengan berbagai tambahan seperti telur, tahu, tempe, dan sambal untuk menambah cita rasa. Kuah opor yang kental dan gurih menyatu dengan lontong dan ayam, menciptakan harmoni rasa yang menggugah selera.


Hidangan ini tidak hanya menggambarkan kekayaan kuliner Pekalongan, tetapi juga mencerminkan kebersamaan dan kesederhanaan masyarakat setempat.


Lontong lemprak sering dijual di warung-warung pinggir jalan atau di pasar tradisional, di mana para penjual biasanya menyediakan tempat duduk lesehan bagi pelanggan.


Dengan ragam kuliner khas yang menggugah selera, Pekalongan layak menjadi destinasi bagi pecinta makanan tradisional Indonesia. Jika berkesempatan mengunjungi kota ini, jangan lupa cicipi beberapa hidangan di atas untuk merasakan kelezatan asli Pekalongan.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube