BATANG — Suasana kemeriahan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia masih terasa kental di Desa Sawangan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.
Perayaan tidak berhenti pada 17 Agustus, melainkan berlanjut hingga 31 Agustus 2025 dengan berbagai agenda meriah.
Di Dukuh Sawangan, anak-anak hingga orang tua ikut larut dalam aneka lomba dan hiburan.
Sorak tawa penonton pecah saat para emak-emak beradu cepat mengenakan daster sambil menerbangkan balon.
Balon yang terbang terlalu jauh justru menambah gelak tawa penonton.
Kepala Desa Sawangan, Ali Hafidz, menyebut perayaan HUT RI kali ini lebih semarak dengan partisipasi penuh masyarakat.
“Kemeriahan perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia di Desa Sawangan akan berlangsung sampai 31 Agustus 2025,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak 5 Agustus dengan lomba badminton tingkat dukuh.
Semua kegiatan didukung penuh oleh swadaya masyarakat, di mana iuran Rp 50 ribu menyesuaikan kemampuan ekonomi warga.
Agenda tingkat desa juga diwarnai acara religius seperti pembacaan haflah Alquran pada 16 Agustus, tasyakuran, hingga pembacaan Albarzanji yang sudah menjadi tradisi sejak 2020.
Puncak acara di Dukuh Sawangan digelar pada 22 Agustus dengan panggung dangdut, sementara 20 Agustus akan diramaikan karnaval dan pertunjukan barongan siang hari.
“Selain lomba kekinian, tradisi religius seperti hafalan surat pendek dan azan tetap kami jaga. Itu tidak pernah ditinggalkan,” tegas Ali.
Sementara untuk upacara kemerdekaan, lebih dari 1.000 peserta yang terdiri dari pelajar, Linmas, ormas, PAUD hingga pondok pesantren dan masyarakat umum ikut berbaris di Lapangan Desa Sawangan.