BATANG — Jabatan kosong di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, menjadi perhatian tersendiri bagi Bupati setempat. Pemkab Batang segera mengisi kekosongan jabatan yang terjadi di berbagai posisi strategis, mulai dari eselon II hingga eselon III.
Proses ini menjadi sorotan karena sejak awal Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berkomitmen keras menolak praktik jual beli jabatan di bawah kepemimpinannya.
"Saya pastikan tidak ada jual beli jabatan selama saya menjabat. Tidak perlu cari jabatan ke sana kemari, yang penting kerja baik dan profesional," tegas Faiz.
Hingga saat ini, sejumlah jabatan penting di Pemkab Batang masih dipegang oleh Penjabat (Pj) maupun Pelaksana Tugas (Plt).
Jabatan yang masih kosong di eselon II antara lain:
- Sekretaris Daerah (Sekda)
- Inspektur Inspektorat
- Kepala Dinas PUPR
- Kepala Satpol PP dan Damkar
- Staf Ahli Bupati
- Kepala Dinas PRPKP
Di level eselon III, kekosongan juga terjadi pada:
- Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat
- Kepala Bagian Perekonomian
- Kepala Bagian Prokompim
- Beberapa camat, termasuk Camat Warungasem, Blado, dan Banyuputih
Faiz menegaskan bahwa proses asesmen menjadi kunci dalam menentukan siapa yang layak menduduki jabatan tersebut.
"Asesmen ini untuk memetakan kompetensi, integritas, dan kesiapan para calon pejabat. Jangan harap bisa masuk tanpa kompetensi," jelasnya
Proses asesmen ini mencakup:
- Evaluasi kompetensi teknis
- Tes kepemimpinan
- Penilaian integritas
- Identifikasi potensi pengembangan diri
Faiz optimistis, proses ini akan rampung dalam waktu dekat.
"Minggu depan sudah mulai sesi interview calon pejabat. Target kita, pelantikan bisa digelar mulai pertengahan Juli sampai awal Agustus," ungkapnya.
Langkah cepat ini tidak hanya demi pengisian jabatan, tapi juga untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Dengan sistem asesmen yang transparan, Pemkab Batang berharap mampu membangun birokrasi yang lebih sehat, bersih, dan profesional.
"Proses ini sekaligus menjadi cara untuk mengidentifikasi potensi, kelemahan, dan area pengembangan para calon pejabat," tegas Faiz