Pemalang — Warga Perumahan Kota Bale Agung (KBA), Desa Saradan, Kecamatan Pemalang, dikejutkan dengan temuan seorang wanita berinisial K (37), warga Desa Lawangrejo, dalam kondisi tewas mengenaskan di kamar mandi salah satu rumah warga pada Minggu petang, 23 November 2025.
Peristiwa ini bermula saat korban tak kunjung kembali setelah pamit membeli kado. Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian, namun tak menemukan keberadaan K.
Muncul dugaan bahwa korban berada di rumah seorang pria bernama Slamet atau SR, yang juga berasal dari Desa Lawangrejo. Salah satu kerabat korban, Irvan, mengaku mengenal SR karena merupakan tetangga dari kakaknya.
“Slamet (SR) itu tetangga depan rumah kakak saya di kampung, sama-sama dari Desa Lawangrejo,” ujarnya.
Irvan mendatangi lokasi, namun saat itu suasana sudah ramai warga. Ia tidak diizinkan melihat langsung kondisi korban.
"Saya sampai perumahan itu sudah ramai. Saya itu nggak boleh lihat (kondisi korban).
Saya lihat dari video saudara, sudah meringkuk, tangan terikat, kaki terikat, dikasih plastik,” tuturnya.
Hingga kini polisi masih mendalami penyebab kematian korban. Di tengah masyarakat berkembang berbagai dugaan, termasuk persoalan utang hingga kemungkinan motif lain. Namun keluarga meminta publik menunggu hasil penyelidikan.
“Isu-isunya masalah utang. Cuma kan ada unsur lain saya nggak tahu, apa itu masalah hubungan gelap atau apa. Belum jelas,” kata Irvan.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Autopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian. Aparat juga tengah memburu SR yang diduga melarikan diri dengan cara menjebol atap rumah.
Sebelumnya, korban ditemukan pada Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIB di rumah yang ditempati SR di Blok F Nomor 40 Perumahan Kota Bale Agung. Kondisi korban ditemukan dengan tangan dan kaki terikat di kamar mandi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tidak berspekulasi hingga penyidikan menemukan titik terang terkait pelaku maupun motif.