BATANG — PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) menerima penghargaan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang karena berkontribusi dalam program Universal Health Coverage (UHC).
Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang digelar di halaman kantor Dinkes Batang, Rabu 12 November 2025.
PT BPI memfasilitasi kepesertaan JKN bagi 175 warga prasejahtera di wilayah terdampak PLTU Batang.
Wakil Bupati Batang Suyono mengapresiasi langkah perusahaan yang aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam memperluas cakupan jaminan kesehatan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bhimasena Power Indonesia yang terus konsisten mendukung kegiatan kesehatan, baik melalui bantuan jaminan kesehatan. Ini bentuk sinergi nyata antara pemerintah dan perusahaan swasta,” ujar Suyono di sela kegiatan.
Menurutnya, kontribusi CSR seperti yang dilakukan BPI menjadi bukti nyata bahwa sektor swasta bisa menjadi mitra penting dalam mencapai kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Sementara itu, PLT Kepala Dinkes Batang Ida Susilaksmi menegaskan bahwa dukungan perusahaan melalui program CSR memiliki peran strategis dalam mempercepat tercapainya Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Batang.
“Program CSR perusahaan merupakan salah satu strategi penting dalam upaya mendukung tercapainya UHC. Sejumlah perusahaan, termasuk PT Bhimasena Power Indonesia, telah berkontribusi melalui program CSR di bidang kesehatan, meskipun porsinya masih sebagian kecil dari kebutuhan keseluruhan,” terang Ida.
Ia menambahkan, pihaknya juga terus mendorong agar seluruh pekerja pabrik memiliki jaminan kesehatan yang layak sesuai dengan kewajiban perusahaan, agar perlindungan kesehatan dapat dirasakan secara menyeluruh.
General Manager Stakeholder Relation PT Bhimasena Power Indonesia, Aryamir H. Sulasmoro, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk mendukung terwujudnya UHC pada tahun 2026.
“Melalui CSR di bidang kesehatan, kami memfasilitasi kepesertaan JKN bagi 175 warga prasejahtera dari Desa Ujungnegoro, Karanggeneng, Ponowareng, serta Dukuh Roban Barat Desa Kedungsegog,” ujar Aryamir.
Ia menjelaskan bahwa penerima bantuan telah diverifikasi oleh pemerintah desa dan termasuk warga yang belum menerima bantuan serupa dari pemerintah.
Selain dukungan terhadap kepesertaan JKN, BPI juga berpartisipasi dalam kegiatan khitan massal yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Batang untuk 30 anak dari keluarga tidak mampu.
“Hari ini kami turut mendukung kegiatan khitan massal yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Batang. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari dukungan serupa yang sebelumnya kami lakukan di wilayah Roban,” tambah Aryamir.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari semangat BPI untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar wilayah operasionalnya.
Peringatan HKN ke-61 yang mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tenaga kesehatan, serta para mitra dari berbagai sektor.
Selain penyerahan penghargaan, acara juga diisi dengan kegiatan donor darah, olahraga bersama, bakti sosial, hingga khitan massal.
Partisipasi aktif BPI dalam kegiatan HKN menjadi bukti bahwa tanggung jawab sosial perusahaan tidak berhenti pada urusan energi, tapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan kesehatan publik.
Dengan langkah ini, Bhimasena Power Indonesia kian mempertegas posisinya bukan hanya sebagai penggerak industri energi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial di Kabupaten Batang.