BATANG — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32, Perumda Air Minum (PAM) Sendang Kamulyan Batang membuktikan diri bukan hanya sebagai perusahaan daerah penyedia air bersih.
Melalui beragam program tanggung jawab sosial (CSR), PAM Batang membagikan bantuan langsung bagi warga, UMKM, hingga petani bibit kopi, sebagai bentuk nyata rasa syukur dan kepedulian perusahaan.
“Kita ingin menunjukkan, PAM bukan semata-mata perusahaan yang mengejar keuntungan. Dividen memang kita setorkan Rp4 miliar, tapi kita juga hadir untuk masyarakat,” ujar Direktur Umum PAM Sendang Kamulyan, Siswadi, Senin 28 Juli 2025.
Dalam rangkaian kegiatan HUT ke-32, PAM membagikan bantuan modal usaha kepada UMKM di sekitar 13 titik sumber mata air milik perusahaan.
Jumlah bantuan bervariasi antara Rp1 juta hingga Rp2,5 juta tergantung kebutuhan dan kondisi usaha masing-masing penerima.
“Ini bagian dari pojok UMKM yang kita bangun di sepanjang Jalan Dokter Wahidin dan sekitar pojok DPRD. Kita juga bantu empat forum komunikasi pelanggan yang aktif,” tambah Siswadi.
Tak hanya itu, PAM juga menyebar ratusan paket sembako untuk janda-janda tidak mampu di wilayah seperti Desa Pasekaran, Wates Alit, Kauman, Kalisalak, hingga kawasan Bawang.
Paket sembako senilai Rp350 ribu per paket ini disalurkan secara bertahap sesuai data yang dikumpulkan dari masyarakat sebelumnya.
“Kita distribusikan 100 sampai 150 paket sembako. Fokusnya ke janda yang tidak mampu, ini bentuk sederhana tapi bermakna,” jelasnya.
Program yang tak kalah menarik adalah inisiatif pembibitan 20.000 pohon kopi di wilayah sekitar sumber mata air seperti Kecamatan Reban dan Blado.
Langkah ini merupakan visi jangka panjang PAM untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat sekitar, bahkan menargetkan ekspor kopi ke negara-negara Timur Tengah dalam lima tahun ke depan.
“Insyaallah dalam lima tahun kopi kita bisa menembus pasar Arab. Ini investasi sosial jangka panjang, terutama bagi petani muda di desa sekitar sumber air,” ungkap Siswadi optimistis.
Dengan visi menjadi perusahaan air minum yang dicintai masyarakat, PAM terus mengintegrasikan aspek pelayanan teknis dengan kontribusi sosial.
Mereka juga ingin menjadikan HUT perusahaan sebagai momen berbagi, bukan hanya selebrasi.
“Wujud syukur kami kepada Allah adalah dengan membantu. Bukan dalam skala besar, tapi dari hati,” kata Siswadi dengan penuh semangat.
Program CSR ini juga diselaraskan dengan kegiatan jalan sehat bersama warga, penyerahan bantuan modal usaha, dan edukasi soal pentingnya menjaga kualitas air di sekitar sumber mata air perusahaan.
Di usia 32 tahun, PAM Sendang Kamulyan tak sekadar mengalirkan air, tapi juga harapan, kepedulian, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Batang.