Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Hari Santri Nasional, Bupati Batang: Guru Madin Dapat Pensiun Santri Dapat Uang Tunai

Bupati Batang M Faiz Kurniawan usai upacara peringatan Hari Santri Nasional bersama guru madin di lapangan Pemkab Batang (Ist)

BATANG — Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membahas tentang kesejahteraan para pendidik agama, khususnya guru Madrasah Diniyah (Madin) pada peringatan Hari Santri Nasional 2025 ini.


Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan insentif khusus bagi guru Madin.


Tak berhenti di situ, Faiz juga menjanjikan tunjangan pensiun dan jaminan keselamatan kerja bagi mereka yang selama ini berjuang mendidik anak bangsa di jalur pendidikan agama.


Langkah ini disebut sebagai bentuk penghargaan kepada para “pahlawan tanpa tanda jasa” di dunia pendidikan keagamaan yang selama ini jarang mendapat perhatian.


Bupati Faiz menilai pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter bangsa yang mandiri dan berakhlak.


Ia menyebut bahwa pondok pesantren adalah lembaga yang unik karena mampu berdiri secara mandiri tanpa bergantung penuh pada bantuan pemerintah.


“Pondok pesantren sangat mandiri, mereka memiliki financing sendiri dan mampu mendanai dirinya sendiri. Ini catatan penting bagi kami di pemerintah daerah,” ujar Bupati Faiz usai menjadi pembina upacara Hari Santri di halaman Kantor Bupati Batang, Rabu 22 Oktober 2025.


Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa Pemkab Batang siap memberi dukungan penuh terhadap penguatan kelembagaan dan ekonomi pesantren.


Faiz mengungkapkan tekadnya untuk memperjuangkan lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Pondok Pesantren di Kabupaten Batang.


Menurutnya, regulasi itu akan menjadi dasar kuat untuk menyalurkan kebijakan dan bantuan yang lebih sistematis bagi pesantren dan guru Madin.


“Kita genjot Perda Ponpes agar ke depan ada kepastian hukum untuk kebijakan terkait pondok pesantren,” tegasnya.

Salah satu fokus utama yang akan segera direalisasikan ialah insentif untuk guru Madin.


“Tahun depan, insyaallah guru Madin akan menerima dana pensiun dan jaminan keselamatan kerja,” janji Faiz disambut tepuk tangan peserta upacara.


Tidak hanya guru, para santri pun mendapat perhatian langsung dari Bupati Batang.


Dalam momen Hari Santri, Faiz menyerahkan bantuan kepada 15 santri berupa uang tunai sebesar Rp500 ribu per anak.


Bantuan ini diberikan kepada tujuh santri dari Ponpes Hidayatul Muhtadiin Desa Sukomangli Kecamatan Reban, dan delapan santri dari Ponpes Bahriyatul Asror Desa Tumbrep Kecamatan Bandar.


“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mensupport pondok pesantren dan santrinya. Tahun depan insyaallah jumlah bantuannya kita tingkatkan,” ujar Faiz.


Selain bantuan tunai, Bupati Faiz juga menyinggung program unggulan MBG (Makan Bergizi Gratis) yang akan diperluas hingga ke lingkungan pesantren.


Ia menyebut bahwa para santri berhak mendapat perhatian yang sama dalam hal pemenuhan gizi dan kesehatan.


“Program MBG tidak hanya untuk pelajar umum, tapi juga harus menjangkau para santri. Ini bagian dari prioritas percepatan program pemerintah daerah,” ungkapnya.


Dengan kebijakan berlapis mulai dari kesejahteraan guru Madin, bantuan untuk santri, hingga pemenuhan gizi di pesantren, Bupati Batang menegaskan arah pembangunan pendidikan agama yang lebih manusiawi dan berkelanjutan.


“Ini bukan hanya soal pendidikan agama, tapi tentang bagaimana negara hadir untuk menyejahterakan mereka yang menjaga moral bangsa,” pungkas Faiz.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube