Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Hari Pertama MPLS, SMAN 3 Pemalang Gandeng Polantas Edukasi Ratusan Siswa Baru

Suasana MPLS di SMAN 3 Pemalang
gandeng polantas edukasi ratusan siswa baru.

Pemalang — Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), ratusan siswa baru SMA Negeri 3 Pemalang mengikuti sosialisasi tertib berlalu lintas yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pemalang, Senin, 14 Juli 2025.


Kegiatan MPLS dengan menggandeng polantas ini sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025.


Dalam pemaparannya, petugas Satlantas Ipda Satrio Nugroho menyampaikan pentingnya pendidikan lalu lintas sejak dini.


Ia menekankan bahwa pelanggaran lalu lintas oleh pengendara usia pelajar masih tergolong tinggi, khususnya di wilayah Pemalang.


“Kami hadir di sini dengan harapan memberikan edukasi, menyampaikan semangat, dan membangun karakter siswa-siswi SMA 3 agar lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam berlalu lintas,” ujar Satrio.


Materi yang disampaikan meliputi bahaya kenakalan remaja, aturan berlalu lintas, serta dampak fatal dari pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar di bawah umur. Satlantas Polres Pemalang juga berencana melanjutkan kegiatan serupa ke sekolah-sekolah lain di wilayah tersebut.


“Harapan kami, siswa SMA 3 dan anak-anak di Pemalang pada umumnya bisa terus tertib berlalu lintas, mematuhi aturan, dan ikut menekan angka kecelakaan di jalan,” tambahnya.

Salah satu siswa baru, Almira, mengaku senang mendapat edukasi langsung dari kepolisian. Ia juga mendapatkan hadiah helm dari petugas sebagai simbol keselamatan berkendara.


“Sangat bermanfaat. Kami jadi tahu pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Hadiah dari Pak Polisi juga bisa saya pakai untuk ke sekolah setiap hari,” ujarnya.


Kepala SMA Negeri 3 Pemalang, Amintaningsih, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran narasumber dari kepolisian memberi dampak lebih kuat bagi siswa.


“Kalau kami yang menyampaikan, kadang tidak terlalu didengar. Tapi dengan penyampaian dari Polantas, anak-anak jadi lebih paham dan teredukasi,” ujarnya.


Pihak sekolah sendiri telah mengambil kebijakan untuk tidak mengizinkan siswa membawa kendaraan bermotor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM).


“Yang boleh membawa kendaraan hanya yang sudah punya SIM. Harapan kami, anak-anak dapat mempraktikkan apa yang sudah disampaikan oleh bapak-bapak dari kepolisian,” pungkasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube