JEPARA — Para pemain lokal bertalenta asal Kabupaten Jepara diproyeksikan bisa memperkuat Skuad Persijap yang bakal berlaga di Liga 1 musim tahun ini. Dengan demikian, keberadaan Laskar Kalinyamat ini benar-benar menjadi kebanggaan masyarakat Jepara.
Harapan besar itu disampaikan Bupati Jepara Witiarso Utomo, saat melepas tim Jepara United yang akan berlaga di Piala Soeratin U-17. Keinginan Witiarso diungkapkan di hadapan tim Piala Soeratin U-17 di Pendopo Kabupaten Jepara.
Witiarso menyampaikan dukungan penuh terhadap perkembangan sepak bola lokal. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Jepara telah berdiskusi dengan manajemen Persijap terkait pengelolaan dua lapangan kebanggaan daerah di Bumi Kartini.
“Saya sudah diskusi dengan Persijap. Dimana nanti lapangan Gelora Bumi Kartini (GBK) akan dikelola oleh Persijap. Sementara Lapangan Kamal Junaidi akan dikelola untuk latihan, dengan syarat Persijap harus merekrut anak-anak dari Jepara,” tegas Witiarso.
Bupati Witiarso Utomo menekankan pentingnya memberi ruang bagi talenta-talenta muda lokal agar tidak hijrah ke daerah lain.
"Persijap harus merekrut anak-anak Jepara. Siapapun pelatihnya harus ada kuota talenta lokal. Ini sudah dibuat draft oleh Pak Ary (Pj Sekda Jepara)," tandas Witiarso.
Witiarso menginginkan pemain-pemain local asal Jepara bisa terakomodir di Persijap dan tidak hijarh ke klub-klub lain. Namun demikian, belum ada kesepakatan terkait kuota jumlah pemain local yang direkrut Persijap.
"Persijap saat ini sudah berprestasi. Tapi kita akan lebih bangga kalau isinya kebanyakan dari anak-anak Jepara. Masak talenta lokal tidak ada yang bagus, pasti ada yang bagus," cetus Witiarso.
Terkait gelaran Piala Soeratin U-17, Witiarso juga menyampaikan harapannya agar tim Jepara United tampil maksimal dan mengharumkan nama Bumi Kartini.
“Mudah-mudahan di Piala Soeratin ini kita bisa mendapatkan juara,” ujarnya penuh semangat.
Tim Jepara United akan berlaga di Grup A Piala Soeratin U-17 yang digelar di Stadion Mojoiagung Safin Pati, mulai 21 hingga 26 Juli 2025. Mereka tergabung bersama Dymo FC (Semarang), Persikas Kabupaten Semarang, Tugu Muda Semarang dan Persipa Pati.
Target yang dipasang tim Jepara United adalah menjadi juara grup dan lolos ke fase nasional. Total ada 30 pemain dan 5 official yang diberangkatkan. Tim ini dikapteni oleh Manuto dari Muhammad Troso FC, sementara kursi pelatih diisi oleh Anam Syahrul, mantan kapten tim Persijap.
Dengan semangat dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Jepara United diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi Kabupaten Jepara.