KUDUS — Universitas Muria Kudus (UMK) berpartisipasi dalam Edufair Indonesia–Thailand di Songkhla, Thailand. Agenda tersebut untuk memperkuat jejaring akademik, promosi pendidikan tinggi Indonesia serta membuka peluang kerja sama internasional.
Kegiatan yang diselenggarakan atas undangan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Songkhla bekerja sama dengan Thaksin University ini, berlangsung sejak 13 November hingga 16 November 2025.
Edufair yang berlangsung di Negara Gajah Putih ini, melibatkan 26 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Diantaranya; Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Hasanuddin (UNHAS) dan Universitas Syiah Kuala.
Selain itu, Universitas Negeri Semarang (UNNES), UIN Imam Bonjol Padang, Universitas Muria Kudus (UMK), Universitas Atma Jaya Jakarta, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Tak ketinggalan juga diikuti Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Pakuan, UPN Veteran Jakarta, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, dan berbagai kampus terkemuka lainnya.
Rektor UMK, Prof. Dr. Ir. Darsono menyampaikan, kehadiran UMK di ajang internasional ini merupakan bagian dari komitmen kampus untuk memperluas jejaring global.
Hal ini juga menjadi ruang strategis bagi UMK untuk memperkenalkan program-program unggulan, sekaligus membuka peluang kolaborasi baru dengan institusi pendidikan di Thailand.
“Edufair ini menjadi ruang strategis bagi UMK untuk memperkenalkan program-program unggulan sekaligus membuka peluang kolaborasi baru dengan institusi pendidikan di Thailand, " ujar Darsono.
Darsono juga mendorong terciptanya kerja sama yang berdampak pada peningkatan kualitas akademik, riset, dan mobilitas mahasiswa.
Warga Thailand Tertarik UMK
Sementara itu, Kepala Bagian Urusan Internasional UMK, Dr. Atik Rokhayani menambahkan, antusiasme peserta dari Thailand menunjukkan ketertarikan besar terhadap pendidikan tinggi Indonesia.
Atik mengakui banyak siswa dan orang tua warga negara Thailand yang ingin mengetahui lebih jauh tentang beasiswa, program internasional serta peluang studi di UMK.
"Ini menjadi momentum penting bagi kami untuk membangun kepercayaan dan memperluas jaringan mitra di kawasan ASEAN,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, UMK memperkenalkan berbagai program unggulan di bidang akademik, penelitian, dan internasionalisasi.
Selain sesi pameran pendidikan, rangkaian kegiatan juga mencakup student engagement, konsultasi beasiswa, presentasi program studi, serta pertemuan penjajakan kerja sama dengan berbagai institusi di Thailand.
Kehadiran UMK dalam agenda ini diharapkan memperkuat posisi UMK dalam jejaring pendidikan tinggi internasional. Selain itu, membuka peluang mobilitas mahasiswa maupun dosen di masa mendatang.