Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Terduga Pencuri di Pati Nyaris Tewas Dimassa, Motor Pelaku Juga Dibakar

DIREDAM - Polisi berusaha menenangkan emosi warga di Pati
usai membakar motor terduga pelaku pencurian. (arief pramono/diswayjateng.com)

PATIAksi main hakim sendiri kembali terjadi di wilayah hukum Polresta Pati. Akibat diamuk massa, membuat nyawa seorang pria berinisial D terduga pelaku pencurian nyaris melayang.


Tindakan di luar prosedur hukum yang dilakukan warga Dukuh Pangonan Desa Gunungsari Kecamatan Tlogowungu Pati itu, mengakibatkan pelaku berinisial D (27) warga Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung ini babak belur.


Karena tersulut emosi, massa juga membakar sepeda motor milik D hingga tinggal kerangka pada, Selasa siang 18 November 2025.


Pelaku selama ini berdomisili di Pati, mengaku bertempat tinggal di Desa Geritan Kecamatan Pati Kota.


Beruntung nyawa pelaku berhasil diselamatkan dari amukan massa oleh aparat Polsek Tlogowungu.


Karena kondisi tubuhnya babak belur, pelaku dievaluasi ke RSUD Soewondo Pati untuk mendapatkan perawatan medis.


Informasi yang diterima di lokasi, peristiwa amuk massa itu terjadi saat pelaku D (27) terlihat keluar dari rumah milik Sukartik (39) yang kondisinya sedang sepi.


Aksi yang dilakukan D sempat dipergoki Aris Supriyanto (26), yang merupakan tetangga Sukartik. Saat keluar dari rumah itu, pelaku juga membawa tas ransel yang berisi berbagai alat pertukangan.

Karena pelaku berjalan pelan pelan keluar dari rumah Sukartik, membuat Aris curiga dan menghentikan langkah pelaku. Aris juga menanyakan tujuannya masuk ke dalam rumah tetangganya itu.


Terduga pelaku awalnya mengaku sedang mengantar paket barang. Namun pengakuan itu dinilai janggal, karena pelaku tidak ada ciri-ciri sebagai kurir pengantaran barang.


Yang membuat Aris makin kesal, justru pelaku mengubah pengakuan dan berdalih masuk rumah Sukartik karena merasa tidak ada orang setelah diketuk pintunya.


Aris kemudian memeriksa tas hitam yang dibawa pelaku. Di dalamnya terdapat sejumlah perkakas yang diketahui milik Sukartik.


Saat kejadian, Sukartik sedang di luar rumah karena menjenguk orang sakit. Karena itu, ia tak mengetahui bahwa seseorang telah memasuki rumahnya tanpa izin.


Aris kemudian menelepon Sukartik untuk memberitahukan kejadian itu. Pembicaraan saksi melalui telepon menarik perhatian warga sekitar dan berdatangan.


Warga yang emosi langsung menggelandang dan memukuli pelaku dan membawa sepeda motornya ke jalan. Warga juga membakar sepeda motor pelaku.

Polisi Evakuasi Pelaku ke RSUD

Pelaku mendapatkan perawatan medis di RSUD karena babak belur usai diamuk massa.

Aksi main hakim itu ternyata cepat didengar polisi. Beberapa menit kemudian, Unit Reskrim Polsek Tlogowungu tiba dan mengambil alih perkara.


“Kami menerima laporan dari masyarakat dan langsung menerjunkan Unit Reskrim ke lokasi untuk memastikan situasi,” ujar Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tlogowungu AKP Mujahid yang di konfirmasi wartawan.


AKP Mujahid mengaku telah mengamankan pelaku D bersama tas barang bawaannya yang diduga hasil pencurian. Karena kondisi pelaku babak belur, selanjutnya harus mendapatkan pemeriksaan medis.


“Pelaku kami bawa ke RSUD Soewondo untuk pengecekan kondisinya, karena sebelumnya sempat diamankan warga,” terang Mujahid.


Mujahid menambahkan, barang bukti sudah disita untuk kepentingan penyidikan.


“Peralatan pertukangan dan sepeda motor yang digunakan pelaku sudah kami amankan di Polsek,” imbuh Kapolsek Tlogowungu.


Untuk menghindari kejadian itu terulang kembali, Mujahid juga meminta warga tidak bertindak main hakim sendiri.


“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan di luar prosedur dan cukup melapor jika ada kejadian serupa. Kasus ini sedang kami proses sesuai ketentuan Hukum,” pungkasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube