JEPARA — Berbagai masukan dan saran para kiai dan tokoh masyarakat, menjadi bekal bagi Bupati Jepara Witiarso Utomo untuk serius membenahi Bumi Kartini lebih baik lagi. Yakni mulai urusan sosial keagamaan, pendidikan, infrastruktur hingga permasalahan terkait anak muda dan pelajar.
Janji Bupati Witiarso ini dilontarkannya, saat bersilaturahmi menemui para kiai dan tokoh masyarakat dengan beragam latar belakang yang ada di Kota Ukir.
Witiarso mengaku seegera menindaklanjuti berbagai masukan tersebut. Sebab aspirasi dan masukan itu, merupakan potret riil yang ada di tengah masyarakat.
"Termasuk soal jalan. Sepanjang perjalanan kita juga sekaligus cek kondisi jalan seperti apa. Kita ingin menghadirkan solusi berbasis kondisi riil di lapangan," ujar Witiarso saat menemui sejumlah ulama di pada, Kamis 18 September 2025.
Selain menyerap aspirasi dan mencarikan solusi, agenda ini juga dimaksimalkan untuk mengecek kondisi infrastruktur jalan kabupaten yang menghubungkan antarkecamatan dan desa di Jepara.
Kali ini Bupati Witiarso didampingi Sekda Jepara Ary Bachtiar dan jajarannya, mengunjungi Profesor Dr KH Fadhil Mufid (Kiai Mirza), Dr Kiai As'ad Al Hafidz dan KH Ahmad Nasir.
Di Kecamatan Mlonggo, Bupati Witiarso silaturahmi dan datang langsung ke kediaman KH Muhammad Ubaidil Khobir atau Gus Mamad. Selain itu juga ziarah ke makam Mbah KH Muhammad Ibnu Sahil dan Mbah KH Nawawi.
Setelah itu silaturahmi ke kediaman khodimul Majelis Al Anwar Suwawal Habib Ahmad Zaenal Abidin Al Jufri (Habib Zen), hingga KH Ahmad Nasihin.
Sedang di Pakisaji, Bupati yang didampingi Camat Mujoko menyambangi langsung kediaman Kiai Mahmudun di Desa Kawak, mubaligh asal Desa Lebak KH Solikin hingga Rais Syuriah MWC NU Kecamatan Pakisaji KH Machmudi.
Witiarso mngaku banyak masukan dari para kiai dan tokoh masyarakat. Ia juga didoakan agar progam Jepara Mulus yang dicanangkannya berhasil dan bisa dirasakan manfaatnya oleh warga Jepara.
Sementara itu, Rais Syuriah MWC NU Pakisaji Kiai Machmudi menilai positif kepemimpinan Bupati Witiarso Utomo. Sebab selama tujuh bulan memimpin Kabupaten Jepara, sudah terlihat berbagai kemajuan infrastruktur hingga berbagai sektor kehidupan terlebih pendidikan maupun keagamaan.
"Kami juga menyampaikan berbagai masukan. Semisal soal jalan, peredaran miras hingga aktivitas para pelajar yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Semoga sinergi seperti ini terus bisa dilakukan," tandasnya.