Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Siapkan Lamaran Anda! Investor Cina Buka Pabrik di Jepara, Butuh Ribuan Tenaga Kerja Lokal

LOKER - Chairman dan GM Korrun Group Jinsong Fan mendampingi Gubernur Jateng dan Bupati Jepara melihat berbagai hasil produksi. (dok.)

JEPARA — Kabupaten Jepara kembali dibidik investor asing untuk menanamkan investasi usaha di wilayah Bumi Kartini. Kali ini, investor asal Cina tertarik mendirikan usaha di Kawasan Industri Korrun Group PT Formosa Bag yang berlokasi di Desa Sengonbugel Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara.

 

Kehadiran pabrik baru investor asal Cina ini, menjadi tonggak penting bagi penguatan sektor industri padat karya di Jawa Tengah. Selain itu, memperluas lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

 

Peresmian pabrik berskala ekspor ini dilakukan Chairman & GM Korrun Group, Jinsong Fan, Komisaris Korrun Grup Rahayu Saraswati, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Bupati Jepara Witiarso Utomo, perwakilan asosiasi pekerja Jawa Tengah dan elemen lainnya.

 

Chairman & GM Korrun Group, Jinsong Fan, menjelaskan bahwa Korrun Group merupakan perusahaan global yang bergerak di bidang industri pakaian, tekstil, hingga koper. Hasil produksinya telah dikenal luas dengan merek-merek dunia seperti Puma, Nike, Adidas, hingga Uniqlo.

 

 

Ia menambahkan, hingga saat ini Korrun Group telah memiliki lima pabrik. Di mana empat pabrik berada di Jawa Tengah dengan total tenaga kerja mencapai 20 ribu orang.

 

“Pabrik yang hari ini kami resmikan, berdiri di atas lahan seluas 450.000 meter persegi. Ke depan, kami menargetkan dapat menyerap hingga 40 hingga 50 ribu tenaga kerja seiring peningkatan kapasitas produksi,” jelasnya.

 

Jinsong Fan berkomitmen terus mengembangkan talenta lokal dan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM). Caranya melalui pelatihan serta pengembangan keterampilan.

 

“Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan industri ini juga menjadi sarana bagi masyarakat lokal untuk berkembang dan berdaya saing global,” katanya.

Buka Lapangan Kerja dan Tekan Kemiskinan

Bupati Witiarso dukung investasi baru di Jepara untuk penyerapan tenaga kerja lokal dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengapresiasi berdirinya pabrik baru Korrun Group di Jepara. Ia menilai investasi ini sejalan dengan program pemerintah provinsi dalam menciptakan lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan.

 

“Saya bangga bisa meresmikan cabang pabrik Korrun Group ini. Investasi seperti ini sangat strategis karena menyerap banyak tenaga kerja dan membantu masyarakat menuju kesejahteraan,” tutur Gubernur Luthfi.

 

Ia menegaskan bahwa Jawa Tengah merupakan daerah yang sangat kondusif bagi investasi.

 

“Kalau tidak investasi di Jawa Tengah, rugi. Tidak pernah ada konflik komunal, SDM kami kompetitif, perizinan mudah, dan setiap penanaman modal asing akan dikawal dari provinsi hingga pusat,” ucapnya.

 

Luthfi juga menekankan bahwa investasi bukan sekadar urusan ekonomi, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama mengurangi kemiskinan.

 

“Ujung dari pembangunan yang kami lakukan adalah kesejahteraan masyarakat. Ukurannya jelas, bagaimana kami bisa menurunkan angka kemiskinan di Jawa Tengah,” tandasnya.

 

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyambut baik kehadiran Korrun Group di wilayahnya. Ia menyebut bahwa investasi ini akan memberikan dampak besar bagi penyerapan tenaga kerja lokal dan pertumbuhan ekonomi daerah.

 

“Prioritas utama kami adalah penyerapan tenaga kerja. Sampai September 2025, sudah terserap sekitar 14 ribu tenaga kerja dengan nilai investasi sekitar Rp1,2 triliun,” ungkap Bupati Witiarso.

 

Witiarso menyampaikan, pabrik baru Formosa diharapkan mampu menyerap ribuan tenaga kerja tambahan.

 

“Formosa yang baru ini diperkirakan akan menyerap sekitar 3.000 hingga 6.000 karyawan. Saya berpesan agar mayoritas pekerjanya berasal dari Jepara,” ujarnya.

 

Bupati juga menyoroti tantangan dalam penyediaan lahan industri di Jepara. Menurutnya, keterbatasan tata ruang menjadi salah satu faktor yang perlu dibenahi agar investasi terus mengalir.

 

“Banyak investor ingin masuk, tapi mencari lahan yang luas di satu tempat di Jepara masih sulit. Karena itu, tahun depan kami akan mengusulkan pembaruan tata ruang wilayah agar bisa membentuk sentra-sentra kawasan industri baru,” jelasnya.

 

Dengan diresmikannya pabrik baru Korrun Group di Jepara, diharapkan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang kerja bagi ribuan warga, dan memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai pusat industri tekstil dan padat karya terbesar di Indonesia.