GROBOGAN — Sebanyak 1.300 pembalap mengikuti Dragbike Bhayangkara Championship 2025 yang digelar di Jl Sudirman Alun Alun Purwodadi, Kabupaten Grobogan, pada akhir pekan kemarin.
Acara yang dibuka Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto ini dihadiri Bupati Grobogan Setyo Hadi, Wabup Sugeng Prasetyo, Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani, serta Ketua KONI Yoyok Prihantoro.
Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kasat Lantas AKP Bimo Seno menjelaskan bahwa kegiatan dragbike diadakan dalam rangka menampung minat anak muda yang suka balapan.
“Kegiatan ini merupakan upaya Polres Grobogan untuk memfasilitasi pecinta otomotif, talenta para pembalap dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
AKP Bimo berharap kegiatan dragbike dapat mendorong industri otomotif di Grobogan. Sehingga berdampak pada ekosistem otomotif, dari pembalap, mekanik, hingga UMKM. Juga untuk menciptakan hubungan erat antara Polres Grobogan dengan pecinta otomotif beserta masyarakat.
“Sehingga harapannya tercipta situasi Kamseltibcarlantas yang kondusif guna mencegah aksi kenakalan remaja yang bisa meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan yang memperebutkan hadiah total senilai Rp 10 juta tersebut diikuti para pembalap mulai dari Grobogan, Karisidenan Pati, Semarang, hingga daerah sekitar. Acara ini digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke 79.
Para pembalap dengan berbagai jenis sepeda motor pun semangat beradu cepat di Kelas Sunmori, Bracket, Lokal, Eks Karisidenan Pati - Semarang, dan Kelas Utama di jalur lurus dengan start di depan KPU Grobogan hingga Masjid Baitul Makmur.
Adapun sepeda motor yang digunakan para pembalap juga sangat beragam. Sempat terjadi insiden saat salah satu pembalap begitu lepas dari garis start langsung tancap gas, lalu kehilangan kesimbangan hingga menabrak pagar pembatas.