Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Peluang Ekspor Nila Salin Menjanjikan, Pemkab Pati Serius Garap Perikanan

Wabup Chandra didampingi kepala OPD terkait dan petambak di area tambak nila Pati Utara. (arief pramono/diswayjateng)

PATI — Besarnya potensi ikan nila salin yang terus berkembang di Kabupaten Pati wilayah utara, memantik harapan besar Pemkab Pati untuk serius mendukung pembudidayaan bidang perikanan. Langkah ini sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah.


Karena itu, Pemkab Pati pun menjajaki peluang ekspor ikan nila salin dari Desa Dororejo, Kecamatan Tayu. Penjajakan awal ini dilakukan Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra dengan meninjau tambak budidaya nila salin di desa setempat.


“Saya ditemani teman-teman pelaku usaha tambak nila salin dari Desa Dororejo, Kecamatan Tayu. Kita melihat nila salin, dan potensi-potensi nila salin yang bisa kita ekspor keluar,” ujar Wabup Chandra kemarin.


Melihat potensi ikan nila salin yang terus berkembang di wilayah tersebut, pihaknya berkomitmen memperkuat sektor perikanan, sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah.


Menurut Chandra, program pengadaan tiang listrik di area tambak pun sudah terpasang. Namun untuk aliran listrik belum menyala, sehingga belum bisa dimanfaatkan secara optimal oleh petambak.


“Mungkin nanti akan saya tindak lanjuti ke PLN setempat untuk ditindaklanjuti, agar bisa dimanfaatkan oleh petani tambak,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Chandra berdialog langsung dengan pelaku usaha tambak dan melihat potensi ekspor nila salin yang terus berkembang di wilayah tersebut. 


“Pagi hari ini saya ditemani oleh teman-teman pelaku usaha perikanan, teman-teman pelaku usaha tambak nila salin dari Desa Dororejo, Kecamatan Tayu. Kita melihat nila salin dan potensi-potensi nila salin yang bisa kita ekspor keluar,” ujar Chandra.


Ia menyebutkan bahwa tiang listrik sudah terpasang, namun aliran listrik belum menyala sehingga belum bisa dimanfaatkan secara optimal oleh petambak.


“Ini bisa dilihat, pal listriknya sudah berdiri, namun aliran listriknya belum. Mungkin nanti akan saya tindak lanjuti ke PLN setempat untuk ditindaklanjuti agar bisa dimanfaatkan oleh petani tambak,” tegasnya.


Kunjungan ini, lanjut Chandra, menjadi bentuk komitmen Pemkab Pati dalam memperkuat sektor perikanan, khususnya dalam budidaya nila salin, sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube