GROBOGAN — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan menggelar pelatihan tentang Pengendalian Kejadian Luar Biasa (KLB) dan Surveilans Berbasis Masyarakat (SBM) baru-baru ini.
Adapun pelatih dihadirkan langsung dari PMI Pusat, Anggi Ardiyansah; serta PMI Wonogiri, Agung Cahyoko. Pelatihan tersebut diikuti 25 peserta dari unsur kader kesehatan, perangkat desa, relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT), hingga relawan PMI.
Sekretaris Pengurus PMI Grobogan, Djasman mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk membekali masyarakat agar mampu melakukan deteksi dini, sekaligus juga memberikan respon cepat terhadap penyakit yang berpotensi menimbulkan KLB.
“Kami melatih masyarakat menjadi relawan agar mampu memetakan faktor risiko maupun ancaman penyakit di daerah masing-masing, serta menentukan aksi yang tepat jika terjadi kejadian luar biasa,” jelasnya.
Kasi Pelayanan dan Kemitraan PMI Grobogan, Gesit Kristyawan mengatakan, tidak hanya untuk memperkuat kapasitas relawan, tetapi pelatihan ini juga mendukung pemerintah dalam upaya pengendalian KLB.
“Harapannya para peserta mampu memahami sistem surveilans kesehatan yang berlaku di Indonesia dan bisa menerapkannya di lapangan,” ujarnya.
Lebih lanjut Gesit menyampaikan, melalui sistem SATU-SBM, para peserta dilatih melakukan pelaporan dini terhadap tanda serta gejala penyakit yang berpotensi KLB di desa masing-masing.
Selain itu, juga diajarkan aksi awal, misalnya merujuk warga ke fasilitas kesehatan, serta berkoordinasi dengan puskesmas atau puskeswan setempat. PMI Grobogan sendiri sudah menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan.
"Selain sistem pelaporan, peserta juga dikenalkan pada Perangkat Pengendalian KLB yang terdiri dari Perangkat Penyakit, Perangkat Aksi, serta Perangkat Pesan," tandasnya.
Salah satu peserta dari Kecamatan Kedungjati, Anik, mengaku antusias meskipun harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk bisa hadir ke tempat pelatihan.
"Saya sangat senang dapat mengikuti pelatihan ini. Materinya bermanfaat sekali, terutama untuk menghadapi penyakit yang bisa menimbulkan KLB di lingkungan kami,” ungkapnya.