JEPARA — Peran strategis Pemkab Jepara dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jepara memajukan pendidikan, pelestarian bahasa, serta pelayanan Kesehatan diapresiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Hal itu diungkapkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti dalam Milad ke-13 RS PKU Muhammadiyah Mayong di kompleks SMA dan SMK Muhammadiyah Jepara.
Abdul Mu’ti juga menyoroti langkah konkret Pemkab Jepara yang mendukung kesejahteraan guru. Selain itu, mendorong pelaksanaan program-program revitalisasi pendidikan.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Jepara, M. Ibnu Hajar, jajaran Forkopimda Jepara, pejabat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta jajaran Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah dan PD Muhammadiyah Jepara.
Mendikdasmen yang juga Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah mengapresiasi capaian-capaian Pemkab Jepara saat ini.
Ia menyebut, Jepara telah menerima dua penghargaan penting dari kementeriannya.
Salah satunya adalah penghargaan atas upaya pelestarian bahasa daerah, sementara yang lain diberikan untuk keberhasilan dalam sosialisasi penggunaan bahasa daerah secara tertib di tingkat kabupaten dan kota.
"Selamat kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati atas amanah memimpin Kabupaten Jepara. Jepara tadi dengan slogannya, semangatnya yang MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius) mudah-mudahan bisa mengantarkan warga Jepara meraih kemakmuran dan kehidupan yang sejahtera, material dan spiritual,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Jepara dan jajarannya atas komitmen memajukan sektor pendidikan di daerah. Salah satunya mendukung kesejahteraan guru dan mendorong pelaksanaan program-program revitalisasi pendidikan.
“Upaya ini tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi masa depan generasi muda Jepara,” terang Mu’ti kemarin.
Tidak hanya itu, Mu’ti juga menyoroti tantangan generasi muda saat ini, terutama kesehatan mental dan fisik yang terancam oleh pola makan buruk serta kecanduan gawai.
Ia juga memperkenalkan program "Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,”. Yakni meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
“Program ini dirancang untuk menciptakan generasi muda yang tangguh, sehat, dan berkarakter, sehingga mampu membawa bangsa ini ke masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Jepara, M. Ibnu Hajar juga apresiasi terhadap PD Muhammadiyah Jepara yang menjadi mitra strategis pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa kontribusi Muhammadiyah telah dirasakan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi.
“Jepara beruntung memiliki Muhammadiyah yang konsisten mendukung pembangunan daerah. RS PKU Muhammadiyah Mayong adalah contoh nyata dedikasi Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan kesehatan Islami yang merata,” ujarnya.
Ia juga memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah Kabupaten Jepara, termasuk revitalisasi ruang kelas di 24 sekolah serta peluncuran Kartu Guru Sejahtera untuk meningkatkan kesejahteraan guru non-ASN.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan Muhammadiyah menjadi kunci dalam mewujudkan visi Jepara MULUS.